BerandaDaerahLintas SultengPalu & Sekitarnya

Sekprov Sulteng Ajak ASN Wujudkan “Keluarga Emas” Lewat Tabungan Emas

INTERKINI.CO, PALU – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, M.M., mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) mendukung program Keluarga Emas dari PT Pegadaian dengan cara menabung emas minimal 2 gram setiap tahun.

Menurut Novalina, menabung emas jauh lebih menguntungkan dibanding tabungan uang tunai, karena nilainya cenderung terus naik setiap tahun dan dianggap sebagai aset safe haven.

“Mari kita sampaikan program (Keluarga Emas) ini ke teman-teman kita,” ujarnya dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama antara Pegadaian Kantor Wilayah V Manado dengan Pemerintah Provinsi Sulteng di Gedung Pogombo, Rabu (24/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Sekprov Novalina juga membagikan pengalamannya yang berawal dari sekadar iseng menabung emas karena diajak teman yang bekerja di Pegadaian. Konsistensinya menabung emas akhirnya membuahkan hasil, hingga ia mampu membeli rumah tipe BTN yang diidamkan.

“Saya kira ini contoh hal baik. Dengan menabung emas, kita bisa mewujudkan keluarga emas, dimulai dari ASN,” ungkapnya memberi motivasi.

Atas kerja sama Pemprov Sulteng dengan Pegadaian, Novalina yang mewakili Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi. Ia menilai sinergi ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Nawa Cita Berani.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pegadaian yang terus mendukung pembangunan Sulawesi Tengah,” ucap Novalina kepada Pimpinan Wilayah V PT Pegadaian Manado, Pratikno.

Dalam acara tersebut, turut diserahkan secara simbolis tabungan emas senilai Rp1 juta kepada 100 pelajar SMA, SMK, dan SLB.

Sebagai informasi, program Keluarga Emas merupakan upaya literatif untuk menumbuhkan budaya menabung emas yang dimulai dari keluarga, sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri para kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, jajaran Pegadaian Palu, pelajar, serta guru pendamping.

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.