BerandaDaerahKesehatan & WellnessLifestyle

Perkuat Layanan Kritis, RSUD Tora Belo Latih SDM untuk PICU–NICU

INTERKINI.CO, SIGI – Di balik aktivitas harian di RSUD Tora Belo, sebuah komitmen baru tengah dibangun: memastikan setiap bayi dan anak dalam kondisi kritis mendapatkan peluang hidup yang lebih besar. Komitmen itu diwujudkan melalui pengembangan dua layanan penting, yakni PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

Humas RSUD Tora Belo, Aminuddin, menyebut kehadiran unit tersebut bukan sekadar pemenuhan fasilitas, tetapi lahir dari kebutuhan mendesak. Banyak kasus bayi prematur, berat badan lahir rendah, gangguan napas, hingga kelainan bawaan yang membutuhkan perawatan intensif sejak menit pertama kehidupan.

“Tanpa NICU, risiko kematian atau kecacatan permanen pada bayi sangat tinggi,” ujarnya.

Begitu pula layanan PICU yang akan menangani pasien usia 1 bulan hingga 18 tahun dengan kondisi kritis mulai dari cedera berat, komplikasi penyakit akut, hingga kasus infeksi serius yang membutuhkan alat khusus dan pemantauan 24 jam. “Mereka membutuhkan ventilator anak dan pengawasan ketat sepanjang waktu,” tambahnya.

Bagian dari Standarisasi dan Upaya Menekan Angka Kematian

Aminuddin menjelaskan, penyediaan PICU–NICU juga merupakan bagian dari pemenuhan standar rumah sakit rujukan. Dengan adanya fasilitas ini, pasien kritis tidak lagi harus dirujuk jauh ke kota besar, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Selain itu, layanan intensif ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kematian bayi dan anak di wilayah Sigi.

Tak Hanya Fasilitas, SDM Juga Dipersiapkan

RSUD Tora Belo menyadari bahwa kehadiran unit intensif tidak akan maksimal tanpa tenaga medis yang terlatih. Karena itu, sejumlah program peningkatan kompetensi sudah disiapkan untuk dokter, perawat, dan bidan yang bertugas.

Pelatihan tersebut meliputi:

• Pelatihan dasar dan lanjutan PICU–NICU, termasuk penggunaan ventilator dan penanganan kegawatdaruratan anak.
• Workshop untuk dokter anak terkait neonatologi dan perawatan intensif.
• Pelatihan akreditasi, dokumentasi medis, serta pengendalian infeksi hal yang krusial di unit intensif.

“Pengembangan SDM itu wajib dan berlangsung setiap tahun. Mutu layanan hanya bisa dijaga jika pengetahuan petugas medis selalu diperbarui,” kata Aminuddin.

Pengembangan Jangka Panjang

Ke depan, RSUD Tora Belo juga menyiapkan sejumlah rencana penguatan layanan, mulai dari pengadaan alat medis modern seperti inkubator generasi terbaru hingga kemungkinan perluasan ruang PICU–NICU dan penambahan tenaga spesialis.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan RSUD Tora Belo sebagai rumah sakit rujukan yang benar-benar siap menangani kasus kritis bayi dan anak memberikan harapan lebih besar bagi keluarga di Kabupaten Sigi dan sekitarnya.

(a6)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.