Anak-Anak MI Alkhairaat Sambut Antusias Kegiatan Literasi BEM STIA Palu di Lindu

INTERKINI.CO, SIGI – Suasana ceria tampak mewarnai kegiatan literasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIA Panca Marga Palu bersama para siswa MI Alkhairaat Tomado di area Festival Danau Lindu (FDL), Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 15–16 November 2025 tersebut, mahasiswa BEM STIA berinteraksi hangat dengan anak-anak melalui berbagai permainan edukatif (games) yang mengasah keberanian, konsentrasi, serta kekompakan para siswa.
Para mahasiswa tampak duduk bersama anak-anak di bawah pepohonan rindang, menciptakan suasana kebersaman yang santai dan menyenangkan. Siswa-siswa terlihat antusias mengikuti arahan kakak-kakak BEM sambil menikmati kegiatan di alam terbuka. Interaksi dekat antara mahasiswa dan anak-anak pun terlihat jelas saat para siswa aktif menjawab pertanyaan dan berpartisipasi dalam permainan yang dipandu mahasiswa.
Salah satu siswa MI Alkhairaat Tomado, Syarif, mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut.
“Saya senang sekali ada kegiatan ini dari kakak-kakak mahasiswa. Di sini kami dilatih untuk berani tampil dan harus konsentrasi. Pokoknya sangat seru. Semoga kakak-kakak mahasiswa bisa datang lagi ke sekolah kami,” ujarnya.
Kegiatan literasi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri, memperkuat minat baca, serta mengenal pentingnya budaya literasi sejak dini. Bagi mahasiswa BEM STIA, momen ini menjadi pengalaman berharga untuk terjun langsung dan berbagi dengan masyarakat, khususnya generasi muda di daerah pelosok.
Pengurus BEM STIA Panca Marga Palu, Agung, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, kami termotivasi untuk selalu turun ke lapangan dan memberikan manfaat bagi sesama. Kami senang melihat anak-anak ceria dan penuh semangat. Semoga kegiatan ini benar-benar bermanfaat,” ungkapnya.
Sementara itu, Adnan, salah satu pengunjung wisata di Danau Lindu, turut memberikan apresiasi.
Alumni salah satu universitas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat itu menilai kegiatan literasi seperti ini sangat berarti bagi generasi muda.
“Kegiatan literasi harus sering dilakukan agar anak-anak lebih dekat dengan buku, lebih berani, dan percaya diri tampil di depan umum. Ini juga bisa menjadi kampanye gemar membaca serta kampanye melawan bullying di sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa apa yang dilakukan BEM STIA Panca Marga Palu bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa dan kampus lainnya.
Dengan penuh kebersamaan dan keceriaan, kegiatan ini membuktikan bahwa literasi dapat tumbuh melalui suasana yang menyenangkan dan interaksi positif antara mahasiswa dan anak-anak.




