Nur Syamsah Wakili Kalimantan Utara di Penais Award 2025
Perwakilan Kaltara Masuk Nominasi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Didampingi Penuh Kemenag Tarakan
INTERKINI.CO, TARAKAN – Kalimantan Utara resmi diwakili oleh Ibu Nur Syamsah dari Kemenag Tarakan dalam ajang Penerangan Agama Islam (Penais) Award 2025, yang digelar Kementerian Agama pada 23–26 Agustus 2025 di Jakarta. Nur Syamsah terpilih sebagai salah satu nomine pada kategori Pemberdayaan Ekonomi Umat.
Kepala Kemenag Kota Tarakan, H. Syopyan, S.Ag., M.Pd., saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya, Ahad (24/8/2025), menegaskan bahwa keikutsertaan Nur Syamsah menjadi kebanggaan tersendiri.
“Kehadiran perwakilan dari Kaltara di ajang Penais Award 2025 menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan ekonomi umat di daerah kita diapresiasi di tingkat nasional. Hal ini tidak hanya mengangkat nama daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat dan lembaga lain untuk berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” ujarnya.
Kemenag Tarakan memberikan dukungan penuh bagi Nur Syamsah, baik secara moral maupun pendampingan selama proses ajang. “Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Kalimantan Utara untuk terus mengembangkan program pemberdayaan umat,” tambah H. Syopyan.
Sebagai informasi, pada Penais Award 2024, Kalimantan Utara mengirimkan tiga perwakilan dari Kota Tarakan. Salah satunya, Suriyani, berhasil meraih penghargaan di kategori Pelestarian Lingkungan, membuktikan potensi penyuluh Kaltara terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Kepala Kemenag menekankan, keikutsertaan perwakilan daerah tidak hanya soal prestasi individu, tetapi juga dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan adanya perwakilan yang tampil di ajang nasional, penyuluh lain dapat termotivasi untuk terus berinovasi. Manfaatnya adalah munculnya program nyata yang mendorong pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya.
Ia menutup dengan pesan motivasi: “Mari jadikan Penais Award 2025 sebagai motivasi bersama untuk memperkuat peran penyuluh dalam membangun umat dan memberdayakan masyarakat. Dari Tarakan dan Kalimantan Utara, kita ingin menunjukkan bahwa dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, kita bisa memberikan manfaat nyata bagi umat.”
(ss/in)





