Dana Rp15 Miliar untuk Sekolah di Lembah Togoa, Disdikbud Sigi Sambut dengan Rasa Syukur
Kadis Pendidikan: Dukungan ini meringankan beban daerah dan beri harapan baru
INTERKINI.CO, SIGI – Bupati Sigi, Mohammad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., sebelumnya mengumumkan bahwa Kabupaten Sigi mendapat dana sekitar Rp15 miliar dari Kementerian Transmigrasi untuk pembangunan sekolah di Lembah Togoa, termasuk rumah dinas kepala sekolah.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sigi, Anwar, S.Sos., menjelaskan bahwa anggaran tersebut memang merupakan program Kementerian Transmigrasi, dan secara teknis berada pada Dinas Transmigrasi, bukan di Disdikbud.
Baca Juga : Bupati Sigi Ungkap Sejumlah Proyek Infrastruktur Didanai DAK Inpres Rp100 Miliar
“Informasi yang kami terima, program ini meliputi perbaikan sarana pendidikan di SD, SMP, serta rumah dinas guru di kawasan Lembah Togoa dan Dusun Tokelemo. Namun untuk lebih pastinya, anggaran itu berada di Dinas Nakertrans Sigi karena memang melekat di sana, atau bisa juga langsung dari kementerian,” jelas Anwar saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (22/9/2025)
Anwar menambahkan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Transmigrasi beberapa waktu lalu, serta berkat perjuangan Bupati Sigi yang terus mendorong agar sektor pendidikan di kawasan transmigrasi mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Menurutnya, kebutuhan perbaikan sarana pendidikan di wilayah itu memang sangat mendesak, mengingat sejumlah bangunan sekolah dan rumah dinas guru sudah mengalami kerusakan akibat usia maupun dampak gempa.
Baca Juga : Isu Dugaan Oknum DPRD Sigi Atur Proyek, Arif Latadano Angkat Bicara
“Kalau jumlah ruang belajar relatif cukup, tapi kondisi bangunannya banyak yang harus direhab. Termasuk rumah dinas guru, di Tokelemo belum ada, sementara di Lembah Togoa sudah ada tapi kondisinya rusak,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemkab Sigi juga diarahkan untuk kembali mengajukan proposal tambahan ke Kementerian Transmigrasi pada tahun 2026, agar dukungan pembiayaan pendidikan di kawasan transmigrasi semakin besar.
“Alhamdulillah, Sigi ini masuk kawasan transmigrasi prioritas nasional, jadi peluangnya besar. Tahun ini kita sudah dapat Rp15 miliar, insya Allah tahun depan bisa lebih besar lagi, sesuai yang disampaikan Bapak Bupati,” ungkap Anwar.
Baca Juga : 20 Tahun Mengabdi, Ibu Ida Akhirnya Raih SK P3K
Menutup keterangannya, Kadis Pendidikan menyampaikan rasa syukur dan harapan besar atas adanya bantuan tersebut. “Kami tentu sangat berbahagia, karena dukungan ini akan meringankan beban daerah sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak kita di kawasan transmigrasi untuk belajar dengan lebih layak. Harapannya, kualitas pendidikan di Sigi bisa terus meningkat sehingga lahir generasi muda yang cerdas, sehat, dan siap membangun daerah,” pungkasnya.
(a6)




