Bupati Sigi Ungkap Sejumlah Proyek Infrastruktur Didanai DAK Inpres Rp100 Miliar
INTERKINI.CO, SIGI – Bupati Sigi, Mohammad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., mengungkapkan tahun ini Kabupaten Sigi mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Instruksi Presiden (Inpres) sebesar Rp100 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas lainnya.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Festival Uta Dada di Taman Asmaul Husna, Kecamatan Marawola, Ahad (21/9/2025).
Menurut Rizal, dari total dana tersebut, sekitar Rp40 miliar akan digunakan untuk pembangunan jalan Simoro–Kulawi, sementara Rp30 miliar dialokasikan untuk ruas Karunia–Sintuvu.
“Selain itu, tahun ini kami juga mendapat kurang lebih Rp15 miliar dari Kementerian Transmigrasi untuk membangun sekolah di Lembah Togoa, termasuk rumah kepala sekolah yang dibiayai dari program transmigrasi,” jelasnya.
Bupati menambahkan, kawasan transmigrasi Palolo bahkan telah ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi prioritas nasional. Status ini, kata Rizal, menjadi peluang besar bagi Sigi untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana tanpa terlalu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Bayangkan, saya tidak perlu banyak dana dari APBD, yang penting daerah saya bisa maju dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rizal menyampaikan bahwa tahun depan bidang kesehatan juga akan mendapat perhatian besar dengan anggaran Rp40 miliar. Anggaran itu rencananya diprioritaskan untuk perbaikan jalan di wilayah perbatasan Sigi–Kota Palu, serta peningkatan fasilitas puskesmas di sejumlah kecamatan.
“Insya Allah tahun depan puskesmas di wilayah perbatasan seperti Tinggede, Marawola, dan Kinovaro akan kita benahi melalui dana tersebut,” katanya.
Selain itu, Rizal menyebut adanya dukungan dari Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tengah, H. Muhidin Mohamad Said, S.E., M.B.A , yang akan menyalurkan aspirasi berupa anggaran untuk pembangunan irigasi, penyediaan air bersih, peningkatan layanan puskesmas, serta pembangunan jalan di Kabupaten Sigi.
“Ini bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah, sehingga pembangunan di Sigi dapat berjalan lebih cepat dan merata,” pungkasnya.
(a6/ar)




