Pesantren Kilat Ramadan SDN 050 Tarakan Penuh Antusias dan Nilai Kekeluargaan
INTERKINI.CO, TARAKAN – Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan di SD Negeri 050 Tarakan berakhir dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat belajar, Kamis, 26 Februari 2026. Selama tiga hari, kegiatan yang diikuti siswa kelas bawah hingga kelas atas ini berlangsung lancar dan sarat nilai kebersamaan.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Mulai dari ceramah, lomba azan, pidato, hingga permainan edukatif bernuansa Ramadan.
Salah satu peserta, Widiyah, siswi kelas 6 SDN 050 Tarakan, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Ia merasa mendapat banyak pengalaman baru tentang nilai-nilai keislaman dan karakter sosial.

“Saya senang sekali ikut kegiatan ini, karena bisa belajar banyak hal yang belum saya ketahui. Kegiatan ini menambah wawasan, ilmu, dan menumbuhkan rasa kasih sayang serta toleransi antar sesama,” ujar Widiyah di sela-sela kegiatan.
Pendamping dari IPM MBS Tarakan Ajarkan Ceramah dan Nilai Kepemimpinan
Kegiatan pesantren kilat ini juga melibatkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dari Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan sebagai pendamping.
Salah satu anggota IPM MBS Tarakan, Nur Aulia, menjelaskan bahwa mereka memberikan pembinaan kepada peserta tentang cara berpidato, menyampaikan kultum, dan mengenal kisah para nabi serta malaikat.

“Kami mendampingi anak-anak agar belajar kultum dan ceramah, supaya mereka percaya diri berbicara di depan umum. Tidak hanya di pesantren, tapi juga bisa diterapkan di sekolah negeri,” kata Nur Aulia.
Selain kegiatan keagamaan, IPM MBS Tarakan juga menggelar beragam permainan edukatif dan lomba untuk memperkuat karakter peserta.
“Kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab dan kepemimpinan bagi peserta laki-laki, misalnya lewat latihan azan. Harapannya, mereka bisa mengamalkan ilmu yang didapat dan menjadi anak saleh serta penyebar kebaikan,” tambahnya.
Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa SDN 050 Tarakan. Tak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga menumbuhkan rasa toleransi, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
(a6/in)







