Gempa 7,7 Mindanao Picu Peringatan Tsunami di Sulawesi Tengah

PALU – Gempa 7,7 Mindanao memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah, setelah gempa bumi kuat mengguncang wilayah Filipina bagian selatan pada Senin (8/6).
Berdasarkan informasi yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 06.37.42 WIB atau 07.37.42 WITA dengan pusat gempa berada pada koordinat 5,69 derajat Lintang Utara dan 125,05 derajat Bujur Timur. Gempa terjadi pada kedalaman 105 kilometer.
Pasca-gempa tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.
Masyarakat yang berada di kawasan pesisir diminta tetap waspada dan menjauhi pantai serta muara sungai hingga ada informasi resmi lebih lanjut dari BMKG maupun pemerintah daerah setempat.
BMKG terus melakukan pemantauan dan analisis terhadap perkembangan aktivitas gempa serta potensi tsunami yang dapat berdampak pada wilayah Indonesia.
Pemerintah daerah dan instansi terkait juga telah melakukan langkah antisipasi guna memastikan keselamatan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan serta hanya mengakses informasi dari sumber resmi guna menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diturunkan, BMKG masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan potensi tsunami akibat gempa yang terjadi di wilayah Mindanao, Filipina.***
Baca juga: Tsunami Akibat Gempa 7,7 Mindanao Terdeteksi di Sejumlah Wilayah




