
EDITORIAL INTERKINI.CO — Pendidikan adalah fondasi peradaban. Ia bukan hanya sekadar proses transfer ilmu, tetapi juga jalan panjang untuk membentuk manusia yang berdaya, mandiri, dan bermartabat. Di wilayah timur Indonesia, tantangan pendidikan masih nyata terasa: keterbatasan sarana, akses yang jauh dari merata, hingga minimnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.
Atas dasar itulah Lembaga Pencinta Alam (LPA) Santalum Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah memilih tema “Dengan Membangun Semangat Pendidikan di Wilayah Timur” dalam setiap langkah pengabdiannya. Tema ini lahir dari kesadaran bahwa pendidikan adalah hak dasar yang dijamin oleh konstitusi. Pasal 31 UUD 1945 menegaskan, setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
Buku sebagai Cahaya Pengetahuan
Salah satu wujud nyata kepedulian itu terlihat dalam kegiatan LPA Santalum di Dusun IV Pombeve, 11 September 2025 , ketika mereka membagikan buku kepada anak-anak setempat. Bagi sebagian orang, buku hanyalah benda sederhana. Namun bagi anak-anak di pelosok, buku adalah jendela yang membuka cakrawala, menghubungkan mereka dengan dunia yang lebih luas, serta menjadi sahabat di tengah keterbatasan.
Gerakan ini menegaskan bahwa lembaga pencinta alam tidak hanya bergerak pada isu lingkungan dan kealaman, melainkan juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesadaran pendidikan.
Menyemai Harapan, Menjaga Masa Depan
Semangat membangun pendidikan di wilayah timur bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Melalui akses terhadap buku dan kegiatan literasi, anak-anak di daerah ini belajar bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi dan meraih masa depan.
Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial memiliki peran yang saling melengkapi. LPA Santalum telah menunjukkan bagaimana gerakan kecil, bila dilakukan dengan keikhlasan, dapat memberi dampak besar bagi tumbuhnya kesadaran pendidikan di tengah masyarakat.
Pendidikan sebagai Jalan Keadilan Sosial
Tema besar yang diusung LPA Santalum mencerminkan bahwa perjuangan mewujudkan hak pendidikan bukan hanya soal angka partisipasi sekolah, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat, kepercayaan diri, dan kesadaran akan pentingnya belajar. Dengan membangun semangat pendidikan di wilayah timur, kita sedang meneguhkan janji kemerdekaan: bahwa setiap anak Indonesia, di manapun ia berada, berhak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang dengan setara.
Redaksi Interkini.co




