BerandaDaerahLaporan Utama: Lindu

Pelaku UMKM Soroti Kendala Sinyal di Festival Danau Lindu

SIGI — Seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengikuti Festival Danau Lindu (FDL) 2026 meminta pemerintah memperkuat jaringan telekomunikasi di kawasan Danau Lindu. Menurut dia, kualitas sinyal yang belum memadai menghambat transaksi non-tunai selama festival berlangsung.

Pelaku UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Sigi yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu mengatakan Festival Danau Lindu membantu meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada pengunjung.

“Dengan adanya festival ini sangat membantu karena jangkauan pemasaran kami menjadi lebih luas. Kami bisa memperkenalkan produk sekaligus menjualnya,” katanya kepada Interkini.co, Sabtu (25/7/2026).

Ia mengatakan pemerintah daerah memfasilitasi pelaku UMKM dengan tenda dan tempat berjualan. Produk yang dipasarkan meliputi keripik, kacang olahan, dan kerajinan tangan.

Menurut dia, kendala utama selama festival bukan pada minat pembeli, melainkan transaksi digital yang sering terhambat akibat sinyal telekomunikasi yang tidak stabil.

“Kami sudah siap berjualan, tetapi pembeli yang ingin membayar dengan transfer atau QRIS sering terkendala sinyal. Sekarang kebanyakan orang sudah tidak lagi membawa banyak uang tunai,” ujarnya.

Ia berharap Festival Danau Lindu tetap digelar setiap tahun karena memberi kesempatan bagi pelaku UMKM memperluas pasar. Selain itu, ia meminta kualitas jaringan telekomunikasi di kawasan Danau Lindu ditingkatkan agar transaksi digital dapat berjalan lebih lancar pada penyelenggaraan berikutnya.

Penulis: tm/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.