BerandaNasional

Kemendagri Dorong Rumah Ibadat Jalankan Fungsi Sosial untuk Perkuat Kerukunan

INTERKINI.CO, JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, menegaskan pentingnya peran majelis agama, tokoh agama, dan rumah ibadat dalam memperkuat fungsi sosial guna merajut kerukunan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Akmal dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Avenzel Hotel Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4 Februari 2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB Guna Memperkuat Persatuan Bangsa dan Harmoni Sosial” dan dirangkaikan dengan kunjungan ke sejumlah rumah ibadat di Kota Bekasi.

“Sinergi lintas sektor, tokoh agama, serta penguatan fungsi sosial rumah ibadat menjadi kunci menjaga persatuan di tengah tantangan zaman,” ujar Akmal.

Ia menjelaskan, harmoni sosial bukan hanya soal toleransi antarumat beragama, tetapi juga kemampuan rumah ibadat dan komunitas keagamaan untuk berperan nyata dalam kehidupan sosial.

“Majelis agama dan rumah ibadat perlu berinisiatif membantu penanganan bencana, mendukung ketahanan pangan, memperkuat sektor pertanian, bahkan mengembangkan inovasi seperti greenhouse demi kesejahteraan masyarakat berkelanjutan,” katanya.

Akmal menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar umat beragama ikut membangun ketahanan pangan nasional.

“Bisa dilakukan lomba greenhouse, seberapa bagus rumah ibadat bisa menanam di lingkungannya, maka akan terbangun kesamaan sosial antarumat beragama,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan Rakornas, Akmal mengunjungi Musala Jami’atul Khoir di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, yang terdampak banjir, dan memberikan bantuan kepada masyarakat setempat. Ia juga meninjau Gereja HKBP Duren Jaya, Kota Bekasi, serta memberikan apresiasi kepada jemaat yang telah menjalankan fungsi sosial rumah ibadat.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada umat beragama yang menjadikan rumah ibadat bukan hanya tempat ritual, tetapi juga ruang kepedulian sosial,” katanya.

Rakornas FKUB diikuti secara virtual oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wali Kota Depok Supian Suri, dan Wali Kota Kupang Christian Widodo.

Turut hadir Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Muhammad Adib Abdushomad, Deputi Kemenko PMK Warsito, Asisten Deputi Kesatuan Bangsa Cecep Agus Supriyanta, perwakilan Kejaksaan Agung, Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi Yayasan Paramadina Ihsan Ali Fauzi, dan perwakilan Ditjen Bina Keuangan Daerah Rooy John Erasmus Salamony.

(rs/in)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.