Bupati Sigi Tegaskan Dukungan pada Investasi Energi Hijau dan Hilirisasi Pertanian Pipikoro
Rizal Intjenae menolak investasi tambang tak berkelanjutan dan memprioritaskan pengembangan energi ramah lingkungan serta industri hasil tani.

INTERKINI.CO, SIGI — Pemerintah Kabupaten Sigi membuka peluang investasi energi terbarukan di wilayah pegunungan Pipikoro. Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengatakan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah itu sejalan dengan komitmen daerah menjaga kelestarian alam dan mendorong ekonomi hijau.
“PLTA tidak merusak lingkungan, justru menjaga daerah hulu. Selain membuka lapangan kerja, masyarakat juga akan mendapat manfaat listrik dan program CSR untuk pendidikan, kesehatan, serta rumah ibadah,” ujar Rizal dalam Rapat Kerja Pemerintah Kabupaten di Pipikoro, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menegaskan Pemkab Sigi tidak membuka ruang bagi investasi yang merusak lingkungan, termasuk pertambangan yang tidak berkelanjutan. Fokus pembangunan diarahkan pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan energi hijau.
Dalam bidang ekonomi, Rizal memaparkan strategi hilirisasi produk pertanian untuk komoditas unggulan seperti kakao, kopi, dan bawang Pipikoro. Pemerintah daerah juga menjalin komunikasi dengan kementerian terkait untuk membuka akses pasar dan peluang ekspor.
“Saya siap menjadi manajer pemasaran hasil pertanian masyarakat. Kita ingin petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi memperoleh nilai tambah,” katanya.
Pemkab Sigi juga menggandeng Universitas Tadulako untuk melakukan kajian kelayakan pengembangan kawasan perkebunan dan peternakan terpadu di Pipikoro, yang diharapkan menarik investasi nasional.
Selain itu, Rizal memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan antarwilayah pegunungan agar konektivitas ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat semakin lancar.
(a6)




