48 Personel Brimob Siaga Tangani Pascagempa di Kabupaten Sigi
SIGI – Sebanyak 48 personel Brimob Polda Sulawesi Tengah disiagakan untuk memperkuat penanganan pascagempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Selasa (16/6/2026).
Personel tersebut disiapkan untuk membantu proses penanganan darurat, termasuk mendukung evakuasi, pelayanan masyarakat, serta pengamanan di wilayah terdampak gempa.
Kasi Humas Polres Sigi Iptu Nuim Hayat menyampaikan, Polres Sigi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, BPBD, TNI, dan instansi terkait bergerak melakukan langkah penanganan setelah gempa terjadi.
Langkah tersebut meliputi pendataan dampak kerusakan, pengecekan kondisi wilayah, serta memastikan keamanan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Data yang disampaikan saat ini masih bersifat sementara dan terus berkembang seiring proses pendataan di lapangan. Polres Sigi tetap berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Kabupaten Sigi dan instansi terkait lainnya untuk memperoleh data yang akurat dan terkini mengenai dampak gempa,” ujar Iptu Nuim.
Selain melakukan penanganan, aparat gabungan juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Warga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, pemerintah daerah, maupun instansi terkait serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.
Hingga saat ini, situasi keamanan di Kabupaten Sigi terpantau aman dan kondusif. Aparat gabungan masih bersiaga memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat terdampak.
Baca Juga: Pascagempa Sulteng, Santri Ponpes Madinatul Ilmi Dolo Gelar Hadrah Basaudan dan Doa Tolak Bala
Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co




