SIGI – Ratusan santri bersama pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Madinatul Ilmi Alkhairaat Dolo menggelar pembacaan Hadrah Basaudan dan Doa Tolak Bala’ di lingkungan pondok pesantren, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ikhtiar spiritual sekaligus doa bersama untuk memohon perlindungan Allah SWT menyusul gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Para santri tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembacaan Hadrah Basaudan dan dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan berlangsung di bawah bimbingan pengasuh pondok pesantren dan diikuti seluruh santri yang berada di lingkungan Ponpes Madinatul Ilmi Alkhairaat Dolo.
Pembacaan dzikir dan doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Alkhairaat Dolo, Dr. Ali Hasan Al-Jufry, Lc., MA. Dalam kegiatan itu, para santri bersama pengasuh memanjatkan doa untuk keselamatan masyarakat Sulawesi Tengah serta memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai musibah dan bencana.
Dalam doa yang dipanjatkan, para santri memohon keselamatan bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya warga yang terdampak gempa bumi, serta berharap daerah tersebut dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana.
Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Alkhairaat Dolo, Ustaz Ikbal Mansur, mengajak para santri untuk tetap tenang, memperbanyak doa, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT di tengah situasi yang sedang dihadapi masyarakat pascagempa.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ikhtiar dan doa bersama agar kita senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang terdampak gempa di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
Selain sebagai bentuk ikhtiar batin, pembacaan Hadrah Basaudan dan Doa Tolak Bala’ juga menjadi sarana mempererat solidaritas antarwarga pondok pesantren dalam menghadapi situasi pascagempa.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan hingga selesai.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Kerahkan Tenaga Medis Pascagempa M6,7
Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co




