Artikel TrendingLintas Sulteng

36 Rumah Rusak, Gempa Magnitudo 6,7 Berdampak di Sigi

SIGI – Sebanyak 36 rumah warga mengalami kerusakan setelah gempa bumi tektonik Magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA.

Berdasarkan pendataan sementara hingga pukul 15.30 WITA, Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan karena berada relatif dekat dengan pusat gempa yang berada di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Di Kecamatan Palolo, tercatat 15 rumah mengalami rusak berat dan 12 rumah mengalami rusak ringan. Selain rumah warga, satu rumah ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian bangunan.

Gempa turut menyebabkan gangguan pada sejumlah ruas jalan lingkungan. Beberapa akses warga terdampak akibat retakan jalan serta pohon tumbang yang menutup badan jalan.

Sementara itu, di Kecamatan Nokilalaki, sebanyak lima rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, tiga rumah ibadah dan satu fasilitas pendidikan juga terdampak akibat guncangan gempa.

Kerusakan infrastruktur turut terjadi pada sejumlah jalan penghubung antarwilayah dan beberapa jembatan yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

Seorang warga dilaporkan mengalami luka akibat tertimpa material bangunan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Selain Palolo dan Nokilalaki, dampak gempa juga dirasakan di sejumlah kecamatan lain, yakni Sigi Kota, Sigi Biromaru, Gumbasa, Dolo, dan Dolo Barat. Kerusakan yang ditemukan meliputi rumah warga, bangunan pemerintah, fasilitas umum, serta infrastruktur pendukung dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Secara keseluruhan, data sementara mencatat 20 rumah mengalami rusak berat dan 16 rumah rusak ringan. Selain itu, dua fasilitas pendidikan terdampak serta empat rumah ibadah mengalami kerusakan.

Hingga saat ini belum terdapat laporan korban meninggal dunia. Namun sejumlah warga mengalami luka-luka dan sebagian masyarakat memilih bertahan di area terbuka karena khawatir terhadap gempa susulan maupun potensi runtuhan bangunan yang mengalami kerusakan.

Kasi Humas Polres Sigi Iptu Nuim Hayat menyampaikan bahwa data dampak gempa tersebut masih bersifat sementara dan terus diperbarui sesuai hasil pendataan di lapangan.

“Polres Sigi tetap berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Kabupaten Sigi dan instansi terkait lainnya untuk memperoleh data yang akurat dan terkini mengenai dampak gempa,” ujar Iptu Nuim.

Proses pendataan masih dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memantau kondisi lapangan setelah gempa.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan. Informasi resmi diminta menjadi rujukan utama agar warga tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: 48 Personel Brimob Siaga Tangani Pascagempa di Kabupaten Sigi

Baca Juga: 8 Warga Terluka Akibat Gempa M6,7 di Sigi, Dua Alami Patah Tulang

Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.