Taufik Ingatkan Warga Tak Asal Sebarkan Informasi di WhatsApp
PALU — Tokoh muda Kabupaten Sigi, Taufik, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarang meneruskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama melalui grup WhatsApp. Menurut dia, kebiasaan membagikan pesan tanpa memeriksa isinya dapat memperluas informasi keliru dan menimbulkan persoalan.
Kecepatan penyebaran informasi di media sosial, kata Taufik, menuntut pengguna lebih berhati-hati sebelum menulis, membagikan, atau meneruskan sebuah pesan.
“Jangan sembarangan bicara. Kalau informasi belum jelas kebenarannya, kita harus berhati-hati sebelum menyampaikannya kepada orang lain,” kata Taufik.
Ia mengatakan kehati-hatian terutama diperlukan ketika menerima pesan di grup WhatsApp. Informasi yang ramai dibicarakan tidak otomatis benar sehingga sumber dan konteksnya perlu diperiksa sebelum diteruskan.
Prinsip yang sama, kata dia, berlaku di Facebook, Instagram, TikTok, dan platform media sosial lainnya. Masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum ikut menyebarkan sebuah isu.
“Berpikir dengan jernih dulu dan jangan ikut menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
Taufik mengajak masyarakat saling mengingatkan untuk menggunakan media sosial secara bijak. Ia meminta pengguna WhatsApp tidak menjadikan kebiasaan meneruskan pesan sebagai alasan mengabaikan kebenaran informasi.
“Mari kita saling mengingatkan agar lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai karena ingin cepat membagikan informasi, kita justru menimbulkan persoalan bagi diri sendiri maupun orang lain,” kata Taufik.
Menurut Taufik, kehati-hatian sebelum membagikan informasi merupakan bagian dari tanggung jawab pengguna media sosial. Memeriksa sumber dan kebenaran pesan menjadi langkah sederhana sebelum informasi diteruskan kepada orang lain.
Penulis: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co




