Torki Dorong Pemkab Sigi Terapkan Proyek Multi Years
SIGI – Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sigi periode 2019–2024, Torki Ibrahim Turra, mendorong Pemerintah Kabupaten Sigi menerapkan skema proyek tahun jamak atau multi years dalam pembangunan infrastruktur strategis daerah.
Menurut Torki, pola pembiayaan tersebut tidak hanya dapat diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Program Berani Lancar, tetapi juga bisa menjadi pilihan bagi pemerintah kabupaten untuk mempercepat penyelesaian proyek yang membutuhkan anggaran besar.
“Kalau bisa juga Pemerintah Kabupaten Sigi lakukan semacam itu, jangan hanya pemerintah provinsi,” kata Torki.
Ia menilai proyek multi years memungkinkan pekerjaan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga selesai, tanpa terganggu oleh perubahan atau keterbatasan alokasi anggaran tahunan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu mulai menghitung kemampuan fiskal yang dimiliki sebelum menerapkan pola tersebut, termasuk memperhatikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), serta sumber pendapatan lainnya.
“Nah, sisa dihitung dana mana yang harus kita siapkan untuk pembayaran ini. Ini harus cermat dulu melihat PAD kita berapa, satu tahun berapa, tahun kedua berapa,” ujarnya.
Torki menjelaskan, penerapan proyek tahun jamak harus didukung perencanaan keuangan yang matang agar kewajiban pembayaran pada tahun berikutnya tetap dapat dipenuhi tanpa mengganggu program pelayanan publik lainnya.
Ia menilai skema tersebut dapat menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi banyak daerah, terutama untuk proyek infrastruktur yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun anggaran.
Menurut Torki, percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur pendukung lainnya membutuhkan keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan, namun tetap harus dibarengi dengan perhitungan kemampuan keuangan daerah.
“Yang penting dihitung kemampuan daerah untuk menyelesaikan kewajiban itu dalam jangka waktu yang sudah direncanakan,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan berbagai instrumen pembiayaan yang tersedia untuk mempercepat pembangunan, selama dilakukan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga| Torki: Jalan Tak Akan Tuntas Jika Anggaran Dicicil Tiap Tahun
Penulis: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co




