Rest Area Toboli Mulai Layani Jemaah Haul Guru Tua Lebih Awal, Lalampa hingga Kopi Disajikan Gratis

INTERKINI.CO, PALU — Arus jemaah menuju Haul Guru Tua ke-58 mulai meningkat lebih cepat dari perkiraan. Di Desa Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, rest area bagi tamu haul bahkan telah dibuka lebih awal untuk melayani para jemaah yang datang.
Koordinator lapangan, Abdulah Alhasni, mengatakan rest area yang semula dijadwalkan beroperasi pada 30–31 Maret 2026 itu dipercepat karena tingginya jumlah jemaah yang telah melintas sejak Ahad, 29 Maret 2026.
“Awalnya kami rencanakan buka tanggal 30–31, tapi karena tamu haul sudah banyak berdatangan, hari ini kami sudah mulai menerima dan melayani,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Di rest area tersebut, jemaah disambut dengan berbagai fasilitas sederhana yang cukup untuk memulihkan tenaga. Selain area istirahat, tersedia pula jamuan gratis seperti lalampa khas Toboli, kopi, susu, serta menu lainnya.
Empat Tahun Berjalan, Jemaah Terus Bertambah
Menurut Abdulah, penyediaan rest area ini bukan hal baru. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama sekitar empat tahun berturut-turut setiap momentum haul.
“Alhamdulillah ini sudah beberapa kali kami lakukan. Sekitar empat tahun terakhir selalu ada rest area saat haul,” katanya.
Ia mengakui, jumlah jemaah yang singgah sulit dihitung secara pasti. Namun arus kedatangan terlihat dari berbagai arah, baik dari jalur utara seperti Gorontalo dan Manado, maupun dari wilayah timur seperti Poso, Ampana, hingga Luwuk.
“Yang jelas banyak sekali. Dari berbagai arah singgah di sini untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Palu,” ujarnya.
Penanda Dipasang, Jemaah Dimudahkan Menemukan Lokasi
Untuk memudahkan jemaah menemukan lokasi, sejumlah penanda telah dipasang di beberapa titik strategis di sekitar Toboli.
Spanduk dipasang di Dusun IV Toboli, sekitar 500 meter dari posko utama di kawasan Rumah Makan Hilwa Toyba. Selain itu, baliho juga dipasang di jalur dari arah Parigi, Poso, Ampana, hingga Luwuk.
Penanda tersebut menjadi petunjuk bagi jemaah bahwa dalam jarak tertentu tersedia rest area yang dapat digunakan untuk singgah dan beristirahat.
Dukungan dan Harapan ke Depan
Abdulah menyebut, keberadaan rest area ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk kontribusi dari anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, H. Rafiq Alamri, yang selama ini turut membantu penyelenggaraan layanan bagi jemaah.
“Alhamdulillah ini berkat bantuan beliau, sehingga kami bisa terus melayani jemaah setiap tahun,” katanya.
Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya layanan juga diberikan bagi jemaah yang kembali dari Palu. Namun untuk tahun ini, layanan difokuskan terlebih dahulu bagi jemaah yang menuju lokasi haul.
“Ke depan, mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi, termasuk kemungkinan melayani jemaah saat arus balik,” ujarnya.
Di tengah perjalanan panjang menuju Palu, rest area di Toboli menjadi salah satu titik penting yang menghadirkan jeda tempat bagi jemaah untuk beristirahat, menguatkan diri, dan melanjutkan langkah menuju haul dengan kondisi yang lebih siap.
Pewarta: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co




