https://interkini.co/interkini-peduli-gempa-sulteng/
Haul Guru Tua

Posko Singgah Jemaah Haul di Maninili, Ribuan Tamu Dijamu Tiap Tahun

INTERKINI.CO, PALU — Perjalanan menuju peringatan Haul Guru Tua ke-58 tidak selalu singkat. Sebagian jemaah menempuh jalur darat berjam-jam, bahkan lintas provinsi—dari Manado, Gorontalo, hingga Maluku Utara demi tiba di Kota Palu.

Di tengah perjalanan panjang itu, titik-titik singgah menjadi bagian penting. Salah satunya berada di Maninili, Kabupaten Parigi Moutong, yang menjadi tempat beristirahat bagi jemaah dari jalur utara.

Koordinator lapangan, Abdul Haris, mengatakan posko tersebut dihadirkan untuk menyambut para tamu haul yang melintas.

“Banyak tamu haul dari berbagai provinsi menggunakan jalur darat. Kami siapkan tempat ini agar mereka bisa singgah, beristirahat, dan makan sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Ahad, 29 Maret 2026.

Di lokasi tersebut, jemaah tidak hanya mendapatkan tempat beristirahat, tetapi juga disambut dengan jamuan makan prasmanan yang disediakan secara terbuka.

Ribuan Jemaah Singgah Setiap Tahun

Menurut Haris, posko singgah ini telah berjalan selama tiga tahun terakhir dan terus mengalami peningkatan jumlah jemaah yang dilayani.

Pada tahun pertama, sekitar 900 jemaah tercatat singgah dan dijamu. Angka itu meningkat signifikan pada 2025, dengan lebih dari 1.900 jemaah.

“Tahun ini kami menambah persiapan, karena biasanya jumlahnya terus bertambah,” katanya.

Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya antusiasme jemaah dalam menghadiri haul, sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran titik singgah di sepanjang jalur perjalanan.

Dukungan dan Semangat Kebersamaan

Haris menuturkan, keberadaan posko singgah tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Keterlibatan keluarga besar Abnaul Khairaat serta dukungan sejumlah pihak menjadi penopang utama terselenggaranya layanan ini.

Salah satu dukungan utama datang dari anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Ustadz H. Rafiq Alamri, yang secara konsisten memberikan dukungan penuh terhadap penyediaan posko singgah bagi jemaah haul.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan Ustadz Rafiq Alamri. Setiap tahun beliau hadir memberi dukungan penuh. Semoga ini menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Menguatkan Perjalanan Menuju Haul

Lebih dari sekadar tempat beristirahat, posko ini menjadi ruang bagi jemaah untuk melepas lelah, berbagi cerita perjalanan, dan menguatkan kembali niat menuju haul.

Penanda berupa baliho telah dipasang di sekitar lokasi untuk memudahkan jemaah menemukan titik singgah.

“Kami berharap jemaah bisa singgah dan beristirahat dengan baik. Dan bagi yang masih dalam perjalanan, semoga selamat sampai tujuan,” kata Haris.


Di sepanjang jalur menuju Palu, perjalanan itu tidak lagi terasa sendiri. Ada ruang untuk beristirahat, ada tangan yang menyambut, dan ada kebersamaan yang menjaga langkah tetap kuat hingga tiba di tujuan.

Pewarta: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.