https://interkini.co/interkini-peduli-gempa-sulteng/
HeadlineLifestyleSeni & Budaya

Parade Tenun Belu Gerakkan Ekonomi dan Jaga Warisan Budaya

ATAMBUA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menilai Parade Tenun di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, bukan hanya ajang memamerkan kain tradisional, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah dan upaya menjaga warisan budaya.

Penilaian itu disampaikan Tito saat menghadiri Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show di Pelataran Mal Pelayanan Publik Timor-Atambua, Belu, Jumat, 26 Juni 2026.

Festival tersebut, menurut Tito, mempertemukan pelestarian budaya dengan aktivitas ekonomi melalui pameran tenun, produk kerajinan, dan keterlibatan pelaku usaha lokal.

“Malam ini adalah festival tenun. Tadi kita sudah lihat fashion show, dan sekarang ada pamerannya. Saya hormat dan respect dengan acara ini,” kata Tito.

Ia mengingatkan agar tradisi menenun tetap dipertahankan karena menjadi identitas masyarakat Belu.

“Jangan sampai nanti tenun kita diambil oleh orang luar negeri. Harus mempertahankan budaya melalui festival acara-acara ini,” ujarnya.

Selain menjaga tradisi, Tito menilai parade tenun membuka ruang bagi desainer dan seniman mengembangkan kreativitas. Kehadiran pameran juga mendorong transaksi produk kerajinan yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

Parade itu diikuti peserta dari tingkat SD, SMP, SMA hingga kategori umum. Tito mengapresiasi keberanian para pelajar yang tampil mengenakan busana berbahan tenun lokal.

“Yang SD, SMP, sangat confident. Beraksi di depan kita semua dengan menggunakan pakaian buatan lokal. Ini mengundang kreativitas dan keberanian,” katanya.

Menurut Tito, festival budaya juga berpotensi memperkuat sektor pariwisata. Meningkatnya kunjungan wisatawan, kata dia, akan berdampak pada tingkat hunian hotel, transportasi, hingga usaha kuliner di Belu.

“Saya yakin dengan adanya kegiatan ini hotel-hotel penuh, penerbangan juga penuh, restoran juga mungkin penuh. Banyak sekali yang bisa dibangkitkan,” ujarnya.

Seusai acara, Tito mengunjungi stan yang menampilkan kain tenun dan produk UMKM masyarakat Belu bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, serta sejumlah tamu dari Timor-Leste dan Australia.

Penulis: in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.