Posko Interkini Peduli Gempa Sulteng Dibuka, Fokus pada Kebutuhan Mendesak Korban
SIGI – Posko Interkini Peduli Gempa Sulteng resmi dibuka untuk menghimpun bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Tengah. Program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang masih menjalani masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) menyebabkan ribuan warga terdampak di sejumlah wilayah. Kabupaten Sigi menjadi daerah yang mengalami dampak paling besar, baik dari sisi jumlah warga terdampak maupun kerusakan rumah dan fasilitas umum.
Di tengah proses penanganan darurat yang masih berlangsung, kebutuhan logistik dasar seperti bahan pangan, air bersih, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan masih dibutuhkan di sejumlah lokasi terdampak.
Pembukaan Posko Interkini Peduli Gempa Sulteng dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam membantu korban yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Penanggung Jawab Program Interkini Peduli Gempa Sulteng, Mohamad, mengatakan masyarakat dapat berpartisipasi melalui donasi barang maupun bantuan dana yang nantinya digunakan untuk mendukung kebutuhan mendesak warga terdampak.
“Kami membuka ruang partisipasi bagi masyarakat yang ingin membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan sesuai kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Posko penerimaan bantuan berlokasi di Jalan Habib Muhammad Aljufri dan beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WITA.
Saat ini, bantuan yang menjadi prioritas meliputi beras dan bahan makanan pokok, air mineral, makanan siap saji, selimut, tikar, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta peralatan kebersihan.
Selain menerima bantuan logistik secara langsung, panitia juga membuka donasi dana untuk mendukung pengadaan kebutuhan yang belum terpenuhi di lokasi terdampak.
Panitia menyatakan seluruh bantuan yang masuk melalui rekening penanggung jawab program akan dicatat dan dilaporkan secara terbuka kepada publik setelah proses penyaluran. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan yang dipercayakan oleh masyarakat.
Bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara bertahap kepada warga terdampak sesuai kebutuhan yang berkembang selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan bantuan melalui Posko Interkini Peduli Gempa Sulteng atau menghubungi panitia melalui nomor layanan yang telah disediakan.
Baca Juga: Kumpulan Berita Gempa Bumi 6,7 di Sulteng
Editor: Redaksi Interkini.co




