https://interkini.co/interkini-peduli-gempa-sulteng/
HeadlineLintas Sulteng

Kepala BNPB Pastikan Penanganan Darurat Gempa Sulteng Berjalan Optimal

SIGI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., memastikan penanganan darurat pascagempa Magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah berjalan optimal. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Sigi, Kepala BNPB memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Kehadiran Kepala BNPB di wilayah terdampak menjadi langkah pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan bencana. Suharyanto juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto berupa duka cita dan perhatian kepada masyarakat Sulawesi Tengah yang terdampak gempa.

“Kami ke sini juga ingin memastikan penanganan darurat pascagempa bumi berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Suharyanto.

Dalam agenda tersebut, Kepala BNPB memimpin rapat koordinasi bersama Bupati Sigi, pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Sigi, serta unsur Forkopimda di Posko Lapangan Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi.

Rapat koordinasi membahas perkembangan situasi terkini, kebutuhan penanganan darurat, percepatan pendataan kerusakan dan kerugian, serta langkah pemulihan yang perlu dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak.

Suharyanto mengatakan penanganan pada hari keempat pascagempa berjalan cepat. Pemerintah daerah bersama unsur terkait telah membangun tenda-tenda yang ditempatkan dekat rumah warga sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gempa susulan.

Selain melakukan koordinasi, BNPB juga menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak berupa tenda pengungsi, tenda keluarga, matras, selimut, kasur lipat, serta paket sembako.

Bantuan tambahan yang disiapkan BNPB meliputi paket sembako, makanan anak, perlengkapan anak, tenda keluarga, matras, kasur lipat, selimut, serta tenda untuk tempat ibadah sementara.

Gempa bumi Magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA. Hingga kini, BNPB bersama pemerintah daerah dan instansi terkait masih melakukan pendampingan, pendataan, dan percepatan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga: Gempa M6,7 Sulteng Rusak 2.215 Rumah, BPBD Masih Lakukan Pendataan

Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.