Pembinaan Guru PAI Kota Tarakan Dorong Pembelajaran Mendalam
Kegiatan berkesinambungan tingkatkan kompetensi guru dalam mengajar dan pembelajaran kontekstual

INTERKINI.CO, TARAKAN — Kementerian Agama Kota Tarakan menyelenggarakan pembinaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026 dengan fokus pada pembelajaran mendalam, yaitu pendekatan pendidikan berpusat pada siswa yang menekankan pemahaman konsep secara komprehensif, bermakna, dan kontekstual, bukan sekadar hafalan.
Kegiatan ini telah berlangsung selama dua hari secara berjenjang atau kelompok, disesuaikan dengan binaan pengawas masing-masing. Peserta terdiri dari seluruh guru PAI di sekolah negeri dan swasta yang berada dalam binaan Hj. Jubaidah, S.Ag dan Paino, S.Pd, pengawas Kemenag Kota Tarakan.
Kegiatan bertempat di Gedung Aula Al’Ikhlas, Kantor Kemenag Kota Tarakan. Hj. Jubaidah yang dikonfirmasi di sela-sela kegiatan Kamis, 12 Maret 2026 mengatakan, ini merupakan kali pertama kegiatan pembinaan bersifat berkesinambungan, mengikuti tuntutan aplikasi Siaga, yang mewajibkan setiap pengawas membina minimal lima kali dalam satu semester.
“Selama ini tupoksi kami sebagai pengawas sudah dilakukan ke sekolah-sekolah, namun belum dibuktikan dengan dokumentasi lengkap. Dengan aturan baru, setiap pembinaan di forum KKG atau MGMP harus dilengkapi bukti dukung, seperti laporan dan dokumentasi absen,” jelas Jubaidah.
Ia berharap kegiatan yang berkesinambungan ini akan meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran sehari-hari, sekaligus menumbuhkan semangat mengajar.
“Sebagai guru, kami hanya bisa berusaha menjadikan anak lebih pandai dan pintar. Namun hasil akhirnya tetap bergantung pada anak dan tentunya Allah yang menentukan,” tutup Jubaidah.
Penulis: SS/interkini.co
Editor: Redaksi Interkini.co
Baca Juga: Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Agus Fatoni
Baca Juga: Mendagri Tandatangani SKB 7 Menteri tentang Pedoman Pemanfaatan AI








