Mendes PDT dan Kepala BNN RI Disambut Sekdaprov Sulteng di Palu

INTERKINI.CO, PALU – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Rabu (4 Februari 2026).
Kedatangan keduanya disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, M.M., didampingi Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.
Rombongan Menteri tiba sekitar pukul 06.06 WITA menggunakan penerbangan komersial. Kehadiran pejabat nasional ini menjadi momentum penting bagi Sulawesi Tengah dalam memperkuat program pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta sinergi pelayanan hukum.
Sekdaprov Sulawesi Tengah hadir bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulteng, Ihsan Basir, S.H., LL.M., unsur Forkopimda, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.
Penyambutan berlangsung hangat dengan prosesi pemasangan Siga, penutup kepala tradisional khas Sulawesi Tengah sebagai simbol penghormatan dan penerimaan tamu kehormatan di Bumi Tadulako.
Usai prosesi adat, Mendes PDT dan Kepala BNN RI melanjutkan silaturahmi di ruang VIP Bandara sebelum menuju Lapangan Pogombo, tempat berlangsungnya kegiatan peresmian dan pelatihan hukum masyarakat.
Keduanya akan bergabung dengan Menteri Hukum dan HAM RI, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., yang telah tiba sehari sebelumnya. Ketiga pejabat negara dijadwalkan menghadiri Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Serentak di Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Mendes PDT RI juga akan menyerahkan penghargaan kepada 13 kabupaten/kota atas keberhasilan membentuk Posbankum di wilayah masing-masing, sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah memperluas akses layanan hukum bagi masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus mendorong pembangunan desa yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
(in.rl)




