
INTERKINI.CO, SIGI – Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si. menyatakan bahwa kegiatan Festival Ayam Bambu di Kecamatan Kulawi merupakan bagian nyata dari visi dan misi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan kuliner.
Saat menghadiri festival yang digelar pada Sabtu (29/11/2025) itu, Bupati Rizal menjelaskan bahwa penguatan sektor kuliner merupakan langkah strategis untuk mendukung daya tarik wisata daerah.
“Kegiatan kuliner ayam bambu ini sudah pasti sejalan dengan visi dan misi kami bersama Wakil Bupati Dr. Samuel Yansen Pongi. Kuliner seperti ini akan menunjang pariwisata, selain budaya dan keindahan alam yang ada,” ujar Rizal.
Ia menegaskan, penyelenggaraan berbagai festival kuliner di sejumlah kecamatan merupakan bagian dari upaya membangun embrio destinasi wisata yang telah masuk dalam RPJMD Kabupaten Sigi.
“Dengan dibuatnya festival-festival kuliner, semua ini akan menjadi embrio destinasi wisata yang kami masukkan dalam RPJMD. Ke depan, festival-festival seperti Ayam Bambu di Kulawi, Uta Dada di Marawola, dan Ayam Panggang Biromaru akan disatukan menjadi Festival Kuliner Kabupaten Sigi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rizal mengungkapkan bahwa pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pembangunan pusat gerai kuliner dan UMKM di kawasan eks Pasar Biromaru. Kawasan tersebut nantinya akan dikelola oleh Dekranasda Kabupaten Sigi sebagai wadah promosi produk unggulan masyarakat.
“Gerai pasti akan ada. Kegiatan ini tidak boleh berhenti di acara seremonial saja. Di eks Pasar Biromaru nanti akan kami bangun gerai Dekranasda. Di sana akan ada tempat bagi UMKM, serta deretan gerai kuliner dari Ayam Bambu Kulawi, Uta Dada Marawola, sampai Ayam Panggang Biromaru. Kami juga akan pamerkan hasil tenun kulit kayu, kopi Sigi, dan berbagai kerajinan khas lainnya,” terangnya.
Bupati menambahkan, lokasi tersebut dipilih karena aksesnya yang dekat dengan Kota Palu, sehingga diharapkan mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah untuk berkunjung ke Sigi.
Dengan konsep terpadu antara kuliner, budaya, dan ekonomi kreatif, pemerintah daerah berharap Festival Ayam Bambu menjadi langkah awal menuju geliat wisata yang berkelanjutan di Kabupaten Sigi.
(a6)




