DaerahHeadlineLintas Sulteng

7 Pejabat Dilantik, Andi Herman Jadi Kajari Buol Sulteng

PALU — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung melantik tujuh pejabat di lingkungan Kejati Sulteng, Selasa, 18 Agustus 2026. Salah satunya Andi Herman, yang dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Buol.

Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Aula Abdul Aziz Lamadjido, Kantor Kejati Sulteng. Dalam amanatnya, Zullikar menekankan agar pejabat yang dilantik menjaga integritas dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

Khusus kepada para Kepala Kejaksaan Negeri, termasuk Andi Herman, Zullikar meminta kemampuan mengendalikan kebijakan dan penegakan hukum, baik secara preventif maupun represif, di wilayah hukum masing-masing.

Para Kajari juga diminta memastikan seluruh tahapan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan, mulai dari penyelidikan, penyidikan, prapenuntutan, pemeriksaan tambahan, penuntutan hingga eksekusi.

Selain itu, Kajari diminta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait serta melaksanakan tugas yustisial lainnya.

Zullikar menegaskan sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat bukan sekadar prosesi seremonial. Sumpah tersebut, kata dia, mengandung konsekuensi tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan dipertanggungjawabkan.

“Rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Kejaksaan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus refleksi sikap institusi dalam upaya meningkatkan kinerja dan mewujudkan pelayanan hukum yang prima kepada masyarakat,” kata Zullikar.

Selain Andi Herman sebagai Kajari Buol, pejabat yang dilantik yakni Sefran Haryadi sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Sulawesi Tengah; Dr. Lapatawe sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Palu; Ikram Mhd Saleh sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Donggala; Nurdin sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Morowali; David Razi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una; dan Ali Toatubun sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Toli-Toli.

Zullikar juga menekankan pentingnya penguatan fungsi penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset serta pengelolaan benda sitaan, barang bukti, barang rampasan, dan benda sita eksekusi pada setiap tahapan penanganan perkara.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas pengabdian dan pelaksanaan tugas selama menjabat serta berharap tetap memberikan kontribusi positif di tempat penugasan selanjutnya.

Zullikar kemudian meminta seluruh pejabat yang baru dilantik maupun yang melanjutkan pengabdian di tempat tugas masing-masing menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, dan memberikan kinerja terbaik bagi institusi serta masyarakat.

Penulis: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.