FiksiReflektif
-
Sastra Reflektif
Di Pusaran Bundanya — Edisi 3: Kain Sarung dan Bau Minyak Rambut
“Kita tidak pernah benar-benar kehilangan ibu, selama ada yang masih membuat kita rindu untuk pulang.” Aku temukan kain sarung Bunda…
Selengkapnya -
Sastra Reflektif
🌸 Di Pusaran Bundanya — Edisi #2: Suara dari Dapur Tua
“Ada doa yang tidak bersuara, tapi mengepul dari uap nasi dan tangan yang retak-retak.”
Selengkapnya -
Beranda
Membaca Luka yang Tak Ada di Peta: Di Antara Petualangan dan Cinta
INTERKINI.CO – Tak semua luka mengucurkan darah. Beberapa tinggal diam di balik dada, mengendap seperti kabut yang tak lekang di…
Selengkapnya -
Beranda
Bab 1 Langkah Pertama yang Tak Pernah Sederhana
“Setiap pendakian dimulai dari satu langkah kecil tapi ada yang lebih berat dari ketinggian: melangkah sambil membawa kenangan yang belum…
Selengkapnya -
Beranda
Pecinta Alam & Adelwes
Sebuah Cerita Filosofis Tentang Alam, Jiwa, dan Cinta yang Abadi Di Antara Kabut dan Kenangan Namaku Bi’Ah.Tak banyak yang memanggilku…
Selengkapnya -
Sastra Reflektif
Di Pusaran Bundanya – Edisi #1: Renungan untuk Perempuan yang Tak Ingin Lupa
“Aku ingin jadi perempuan yang tidak lupa — bahwa aku pernah kecil, pernah dipangku, pernah dibelai dengan doa. Namaku Dei.…
Selengkapnya




