Lintas Kaltara

SDN 050 Tarakan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

TARAKAN — SDN 050 Tarakan melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman sekolah, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.35 WITA itu diikuti seluruh dewan guru, staf, serta siswa-siswi keluarga besar SD Negeri 050 Tarakan.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala SD Negeri 050 Tarakan, Budi Utomo, S.Pd, selaku inspektur upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh khidmat.

Dalam amanatnya, Budi Utomo membacakan pesan peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Ia menyampaikan bahwa 1 Juni merupakan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujarnya.

Pada peringatan tahun ini, tema yang diusung adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Pancasila adalah angkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” kata Budi Utomo dalam amanat yang dibacakannya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di SD Negeri 050 Tarakan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, kebangsaan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah melalui keterlibatan seluruh warga sekolah dalam kegiatan upacara tersebut.

Penulis: ss/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.