Nikolas Birro Allo Dorong Kuliner Sigi Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

INTERKINI.CO, SIGI — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Daerah Pemilihan Sigi–Donggala, Nikolas Birro Allo, S.T., menghadiri kegiatan Festival Ayam Bambu yang digelar di Desa Bola Papu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (29/11/2025). Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan berbasis kearifan lokal tersebut.
Nikolas menilai festival kuliner tradisional seperti Ayam Bambu tidak hanya menjadi acara seremonial semata, tetapi memiliki dampak yang luas serta strategis, terutama bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.
“Saya secara pribadi sangat bangga dengan acara seperti ini. Festival seperti ini tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga memberikan efek positif bagi ekonomi masyarakat dan mengangkat potensi pariwisata lokal,” ujar Nikolas.
Dorong Kuliner Sigi Menjadi Ikon Ekonomi Baru
Lebih lanjut, Nikolas menyampaikan keinginannya agar makanan khas Sigi dapat dikenal luas dan berkembang seperti kuliner daerah lain yang telah menjadi ikon nasional.
“Ke depan, saya berharap makanan khas Kabupaten Sigi bisa terkenal seperti kuliner dari daerah lain. Kalau daerah lain bisa punya rumah makan khas contohnya rumah makan Padang mengapa kita tidak bisa membuka rumah makan khas Sigi seperti Ayam Bambu, Uta Dada, dan kuliner tradisional lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, pengembangan kuliner lokal memiliki potensi ekonomi yang besar. Jika dikemas dengan baik, kuliner tradisional dapat menjadi produk unggulan yang mendorong terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatkan daya tarik wisata.
Potensi Kulawi dan Sigi Dianggap Sudah Terbukti
Nikolas juga mengapresiasi semangat masyarakat Kecamatan Kulawi yang terus mengembangkan event budaya dan kuliner. Ia menyebut kegiatan festival serupa telah beberapa kali digelar dan terbukti mendapat respon positif dari masyarakat.
“Selain di Kulawi, di beberapa wilayah Sigi juga sudah ada festival yang dilaksanakan. Tadi juga disampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya akan berhenti tahun ini, tetapi dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Tentu ini sangat kami dukung,” kata Nikolas.
Sebagai wakil rakyat dari dapil Sigi–Donggala, Nikolas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi daerah, terutama yang berkaitan dengan ekonomi kreatif, pariwisata, dan pelestarian budaya lokal.
Dukungan Legislator untuk Pengembangan Daerah
Nikolas memastikan dirinya akan mendorong agar pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan kuliner khas dan event-event lokal yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Saya adalah bagian dari masyarakat Sigi, khususnya dapil Sigi–Donggala. Kita akan pikirkan bersama bagaimana potensi ini bisa dikembangkan lebih serius ke depan,” tutupnya.
Festival Ayam Bambu di Kulawi sendiri menjadi salah satu upaya warga dalam melestarikan tradisi memasak menggunakan bambu serta mempromosikan kekayaan kuliner khas masyarakat pegunungan di Kabupaten Sigi.
Penulis: Ahmad
Editor: Tim Redaksi Interkini.co




