BerandaDaerahLintas Sulteng

Dikbud Touna Salurkan Dana Afirmasi 2026 untuk TK, PAUD, dan PKBM

TOJO UNA-UNA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tojo Una-Una mulai menyalurkan Dana Bantuan Operasional Afirmasi Tahun 2026 bagi satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Setiap lembaga penerima diperkirakan memperoleh bantuan sebesar Rp38 juta.

Penyaluran bantuan tersebut diawali melalui pertemuan teknis pengelolaan dana yang digelar Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una-Una di Aula Dikbud, Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan itu diikuti 38 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, bendahara, dan pengelola PKBM penerima bantuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una-Una, Aspan P. Taurenta SH, mengatakan program bantuan operasional afirmasi untuk TK, PAUD, dan PKBM baru pertama kali dilaksanakan pada 2026.

Karena itu, ia meminta seluruh penerima bantuan memahami ketentuan penggunaan anggaran dan menjalankannya sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

“Kami minta para kepala sekolah dan bendahara bisa memanfaatkan dana ini dengan baik. Penggunaan harus jelas dan tepat sasaran menjadi kebutuhan dasar sekolah-sekolah. Jangan sampai melenceng dari juknis,” kata Aspan.

Dari total 38 peserta, sebanyak 32 orang berasal dari TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB), sedangkan enam peserta lainnya merupakan pengelola PKBM dari berbagai wilayah di Kabupaten Tojo Una-Una.

Menurut Aspan, besaran bantuan yang mencapai sekitar Rp38 juta per satuan pendidikan harus diarahkan untuk memperkuat layanan pendidikan dan mendukung kebutuhan dasar lembaga penerima.

“Angka 38 juta ini bukan kecil. Ini modal dasar agar TK, PAUD, dan PKBM bisa meningkatkan layanan, sarana belajar, serta kesejahteraan guru atau honorer. Makanya teknis pengelolaan sesuai juknis harus dikuasai,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap dana afirmasi tersebut dapat membantu mengurangi keterbatasan sarana dan layanan pendidikan usia dini maupun pendidikan kesetaraan yang selama ini dihadapi sejumlah lembaga.

Bantuan itu juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas layanan belajar sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik dan warga belajar di Tojo Una-Una.

“Ini bukan sekadar uang. Ini amanah untuk mencerdaskan generasi Sulteng dari usia paling dini. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan dasar sekolah,” tutur Aspan.

Baca Juga: Kunjungan Kajati Sulteng ke Kejari Banggai Perkuat Kinerja

Pewarta: SF/IN
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.