JAKARTA – Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, pada Kamis (18/6/2026). Bencana tersebut berdampak pada 172 kepala keluarga (KK) atau 486 jiwa di sejumlah wilayah terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 12.30 WITA setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat.
Berdasarkan hasil pendataan dan kaji cepat, wilayah terdampak meliputi Desa Diloato di Kecamatan Paguyaman serta Desa Harapan, Mekar Jaya, dan Bongo Tua di Kecamatan Wonosari.
Meski banjir berangsur surut pada hari yang sama, peristiwa tersebut menyisakan material sampah di sejumlah lokasi terdampak yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut.
Selain berdampak pada ratusan warga, BPBD Kabupaten Boalemo mencatat sedikitnya 155 unit rumah terdampak akibat banjir. Kerugian material lainnya meliputi satu unit kantor pemerintah dan satu fasilitas pendidikan yang turut terdampak.
BPBD Kabupaten Boalemo bersama instansi terkait terus melakukan penanganan pascabanjir serta pendataan lanjutan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta memantau informasi cuaca dari sumber resmi pemerintah sebagai langkah antisipasi dini.
Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co




