BerandaLintas Kaltara

Baznas Tarakan Sosialisasikan Gerakan Infak Siswa kepada 700 Murid SD Negeri 050

INTERKINI.CO, TARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tarakan memperkenalkan Gerakan Infak Siswa (GIS) kepada sekitar 700 murid SD Negeri 050 Tarakan, Jumat (6/11/2026). Program ini diarahkan untuk menanamkan kepedulian sosial sejak dini melalui kebiasaan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama.

Sosialisasi tersebut dirangkaikan dengan kegiatan iman dan takwa (Imtaq) berupa salat sunah Duha berjamaah di halaman sekolah, mulai pukul 07.30 WITA.

Salat Duha dipimpin Wakil Ketua II Pengurus Baznas Kota Tarakan, Al-Ustadz Salman, S.Pd.I. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Gerakan Infak Siswa oleh Pimpinan Baznas Kota Tarakan periode 2025–2030, H. Samsi Sarman, S.Pd.

Dalam pemaparannya, Samsi menjelaskan bahwa infak merupakan salah satu bentuk kepedulian dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk diberikan kepada orang lain yang membutuhkan.

Ia menyampaikan, infak yang dihimpun melalui program GIS dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk korban bencana.

Samsi mencontohkan kebakaran yang terjadi beberapa bulan lalu di kawasan belakang Ramayana. Dalam peristiwa tersebut, sembilan siswa dilaporkan ikut terdampak karena rumah mereka terbakar.

Peristiwa kebakaran di kawasan Sebengkok juga mengakibatkan tiga rumah milik siswa terdampak.

Menurut Samsi, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebiasaan berbagi memiliki arti penting dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui GIS, murid diharapkan memahami bahwa membantu sesama tidak harus dimulai dari jumlah yang besar, tetapi dapat tumbuh dari kebiasaan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 050 Tarakan, Budi utomo,S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Imtaq tidak hanya menjadi sarana pembelajaran keagamaan, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada murid.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mengajarkan pentingnya menghormati dan menghargai orang tua serta guru. Nilai-nilai itu diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter murid dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus Baznas Kota Tarakan dan sekitar 700 murid SD Negeri 050 Tarakan. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari salat Duha berjamaah hingga sosialisasi Gerakan Infak Siswa.

Melalui program ini, Baznas Kota Tarakan berupaya memperkenalkan infak tidak hanya sebagai aktivitas berbagi sebagian rezeki, tetapi juga sebagai sarana membangun empati, kepedulian, dan solidaritas sosial di lingkungan sekolah sejak usia dini.

Pewarta : ss/in
Editor : Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.