BNPB Siapkan Tempat Ibadah Sementara bagi Warga Terdampak Gempa Sigi
SIGI – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan tempat ibadah sementara bagi masyarakat terdampak gempa Magnitudo 6,7 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu warga tetap menjalankan aktivitas ibadah setelah sejumlah fasilitas ibadah mengalami kerusakan akibat gempa.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menyampaikan hal tersebut saat meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Jumat (19/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto melihat langsung kondisi rumah warga serta fasilitas umum dan fasilitas ibadah yang mengalami kerusakan. Ia juga berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan mendesak di lapangan.
“Gereja yang rusak, karena Minggu besok sudah ibadah minta gereja sementara, kami sudah menyanggupi. Besok akan kita bangunkan tenda dulu yang lebih besar lalu selanjutnya akan dibuat gereja sementara,” ujar Suharyanto.
Selain gereja, BNPB juga memastikan kebutuhan tempat ibadah sementara bagi masyarakat yang menggunakan masjid. Suharyanto mengatakan penanganan untuk tempat ibadah dilakukan dengan perlakuan yang sama.
“Hal ini juga berlaku untuk tempat ibadah masjid. Tadi kita melakukan salat Jumat di masjid, perlakuannya pun akan sama kita bangunkan masjid sementara,” katanya.
Selain dukungan tempat ibadah, BNPB juga terus melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.
Gempa bumi Magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Kabupaten Sigi menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling signifikan akibat bencana tersebut.
Hingga saat ini, BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait masih melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Baca Juga: BNPB Waspadai Potensi Banjir Bandang Pascagempa Sigi, 24 Titik Longsoran Terpantau
Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co




