650 Personel Gabungan Amankan Haul Guru Tua ke-58 di Palu
INTERKINI.CO, PALU — Sebanyak 650 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Haul Guru Tua ke-58 di Kota Palu.
Pengamanan ini dilakukan selama seluruh rangkaian kegiatan haul Sayyid Idrus bin Salim Aljufri yang berlangsung mulai akhir Maret hingga puncak acara pada 1 April 2026.
Koordinator Sekretariat Haul Guru Tua ke-58, Alamsyah Palenga, mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari aparat maupun internal panitia.
“Pengamanan ini merupakan bentuk kesiapan bersama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan haul berjalan aman dan tertib,” ujarnya dalam rilis, Sabtu (28/3/2026).
Selain personel gabungan, panitia juga menyiapkan pengamanan internal sebanyak 500 personel yang terdiri dari unsur Garda Alkhairaat, Banser, RAPI, FPK, serta Madinah 517.
Dari unsur TNI, pengamanan melibatkan personel Batalyon 873 TP dan Koramil Palu Barat. Sementara dari unsur kepolisian terdiri dari Polda Sulawesi Tengah, Polresta Palu, Brimob, hingga Gegana.
Pengamanan juga diperkuat oleh Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah dan Kota Palu yang turut bersiaga selama kegiatan berlangsung.
Alamsyah menjelaskan, seluruh personel telah mulai bertugas sejak hari pertama rangkaian kegiatan dan akan terus bersiaga hingga seluruh agenda haul selesai dilaksanakan.
Selain itu, dukungan juga datang dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) yang menurunkan sekitar 100 personel untuk membantu komunikasi dan koordinasi di lapangan.
Di sisi lain, pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Alkhairaat juga akan dilakukan melalui rekayasa arus oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah dan Polresta Palu, dengan dukungan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah.
Dengan pengamanan yang melibatkan berbagai unsur tersebut, panitia berharap seluruh rangkaian Haul Guru Tua ke-58 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.
Pewarta: a6/rls/in
Editor: Redaksi Interkini.co




