INTERKINI.CO, JAKARTA – Takhta Suci Vatikan resmi menetapkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam platform Vatican News. Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Dikasteri untuk Komunikasi dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Vatikan, Rabu (25/3/2026).
Dilansir dari InfoPublik, penandatanganan dilakukan oleh Ketua Komisi Komsos KWI, Agustinus Tri Budi Utomo, bersama Prefek Dikasteri Komunikasi, Paolo Ruffini, serta disaksikan Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono.
Dengan penetapan ini, Bahasa Indonesia menjadi bahasa ke-57 yang digunakan secara resmi dalam layanan informasi Vatican News. Kebijakan tersebut memperluas jangkauan komunikasi Gereja Katolik global, khususnya bagi umat di Indonesia dan kawasan sekitarnya.
Agustinus Tri Budi Utomo menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Gereja universal. Menurutnya, kehadiran Bahasa Indonesia bukan sekadar aspek administratif, tetapi juga simbol pengakuan terhadap identitas nasional.
“Ini adalah perayaan persahabatan sekaligus pengakuan terhadap identitas Indonesia. Kehadiran Bahasa Indonesia di Vatican News akan menjadi jembatan iman yang semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan berbahasa Indonesia memungkinkan umat Katolik di Indonesia dan Malaysia mengakses informasi resmi Gereja, termasuk pesan Paus, dalam bahasa yang lebih mudah dipahami. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kedekatan umat dengan dinamika Gereja global.
Sementara itu, Paolo Ruffini menegaskan pentingnya penggunaan bahasa ibu dalam komunikasi publik yang inklusif.
“Berbicara dalam bahasa ibu adalah cara terbaik untuk melayani umat. Hal ini menjadi dasar menghadirkan Bahasa Indonesia dalam Vatican News,” katanya.
Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, menilai penetapan ini sebagai momen bersejarah setelah melalui proses panjang sejak 2022. Ia menyebut langkah tersebut membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang komunikasi, budaya, dan diplomasi.
Gagasan penggunaan Bahasa Indonesia di Vatican News sendiri pertama kali diusulkan oleh Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia pada 2022 dan akhirnya terealisasi pada 2026.
Penetapan ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan komunitas Katolik terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menegaskan peran Bahasa Indonesia sebagai bahasa global yang semakin strategis.
Editor: Redaksi Interkini.co




