Trail Run 10 KM Digelar di Perbatasan Indonesia-Malaysia Sebatik

NUNUKAN — Pemuda Pecinta Alam Sebatik (PPAS) akan menggelar Trail Run Perbatasan 2026 sejauh 10 kilometer di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Sabtu, 26 September 2026.
Lomba terbuka untuk masyarakat umum serta kategori khusus TNI/Polri putra. Peserta umum terdiri atas kategori putra dan putri. Pelari yang menempati posisi pertama hingga kelima akan memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Pendaftaran kembali dibuka pada Rabu, 2 September 2026. Peserta mendapatkan jersey, medali, nomor BIB, dan totebag.
Ketua Umum PPAS Yusman mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat Kalimantan Utara untuk mengembangkan potensi pemuda dan mengenalkan wisata alam perbatasan.
“Kegiatan ini kita selenggarakan untuk masyarakat se-Kalimantan Utara. Kegiatan ini bukan hanya untuk lomba semata, melainkan menjadi wadah pengembangan potensi pemuda di bidang olahraga dan potensi wisata alam perbatasan, ajang silaturahmi dan meningkatkan jiwa nasionalisme masyarakat,” kata Yusman.
Ketua Pelaksana Trail Run Perbatasan 2026, Jusri, mengatakan panitia akan mempersiapkan pelaksanaan kegiatan sebaik mungkin. Menurut dia, jalur lari di kawasan perbatasan memiliki makna tersendiri bagi peserta.
“Lari di batas negara tidak sekadar mengolah raga kita, tapi juga mengolah jiwa alam,” ujar Jusri.
Trail Run Perbatasan 2026 diselenggarakan PPAS, organisasi yang berdiri pada 28 Desember 2010 dan resmi terdaftar melalui Surat Keterangan Terdaftar pada 18 Februari 2013.
Sejak berdiri, PPAS menyatakan aktif melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penulis: Asni/in
Editor: Redaksi Interkini.co




