Artikel TrendingBerandaDaerahLintas Sulteng

Krisis Air di Huntap Bangga Ungkap Kelemahan Infrastruktur Pascabencana

INTERKINI.CO, SIGI – Krisis air bersih yang melanda warga Dusun II Hunian Tetap (Huntap) Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, menyoroti kembali persoalan infrastruktur dasar di kawasan hunian pascabencana. Sejak awal dibangun, Huntap tersebut belum dilengkapi fasilitas air bersih seperti sumur bor, membuat warga bergantung pada sumber air alami yang kini mengering.

Kesulitan itu telah berlangsung beberapa pekan terakhir. Akibatnya, sejumlah warga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena tidak mampu memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Partai Gerindra, Fadlin, mengatakan persoalan air di Huntap Bangga bukan hal baru, tetapi mencerminkan lemahnya perencanaan pembangunan pascabencana.

“Huntap Desa Bangga ini dibangun tidak satu paket dengan fasilitas air bersih atau sumur bor. Ini yang menjadi persoalan mendasar hingga hari ini,” ujarnya, Rabu, (28/1/2026).

Fadlin mengapresiasi langkah cepat Dinas Sosial Kabupaten Sigi yang menurunkan armada untuk menyalurkan air bersih kepada warga. Namun, ia menilai solusi semacam itu hanya bersifat sementara dan belum menjawab kebutuhan jangka panjang masyarakat.

“Kami bersyukur Dinas Sosial sudah turun, tapi ini harus jadi evaluasi bersama agar ke depan ada solusi permanen,” katanya.

Ia juga mendorong instansi lain seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk ikut menyalurkan bantuan air bersih sambil menyiapkan langkah teknis pembangunan sumber air tetap di Huntap tersebut.

Krisis air bersih bukan kali pertama terjadi di kawasan hunian pascabencana di Sigi. Kondisi serupa sebelumnya juga dilaporkan di beberapa lokasi relokasi korban bencana 2018 yang belum memiliki jaringan air stabil.

Situasi ini memperlihatkan bahwa pembangunan Huntap belum sepenuhnya memperhatikan kelayakan dasar hunian, terutama akses terhadap air bersih sebagai kebutuhan pokok.

(a6/in

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.