Hari Ke-8 Pascagempa Sigi, BNPB Mulai Pembangunan 50 Huntara Tahap I di Kamarora A
SIGI – Upaya pemulihan pascagempa bumi magnitudo 6,7 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai memasuki tahap awal. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan unsur terkait memulai pembangunan hunian sementara (huntara) tahap pertama bagi warga terdampak di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Rabu (24/6).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., dalam keterangannya pada Rabu (24/6), menyampaikan bahwa pembangunan huntara tahap pertama tersebut merupakan bagian dari percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempa. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi, Pemerintah Kabupaten Sigi telah menetapkan penerima bantuan huntara tahap I melalui Surat Keputusan Berita Acara Nama dan Alamat (By Name By Address/BNBA) sebanyak 50 unit rumah.
Proses pendataan dan verifikasi untuk penerima bantuan tahap berikutnya masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama BNPB.
Selain pembangunan huntara, dukungan penanganan darurat tetap berjalan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Sejumlah perbaikan infrastruktur pendukung juga mulai dilakukan di wilayah terdampak, termasuk jaringan air bersih dan fasilitas penunjang lainnya.
Pemerintah Kabupaten Sigi masih menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi hingga 30 Juni 2026. BNPB bersama seluruh pemangku kepentingan terus melakukan pendampingan untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.
Baca Juga: Hari Kedelapan Pascagempa, Rumah Rusak di Sigi Bertambah Jadi 3.037 Unit
Penulis: A6/In
Editor: Redaksi Interkini.co




