HeadlineNasional

APEKSI Rumuskan 10 Rekomendasi Penguatan Pemerintah Kota

MEDAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) merumuskan 10 rekomendasi strategis untuk memperkuat kapasitas pemerintah kota. Rekomendasi itu mencakup penguatan fiskal, transformasi digital, pembangunan ekonomi, hingga pelibatan generasi muda dalam pembangunan perkotaan.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil pembahasan berbagai forum Rakernas XVIII APEKSI bertema Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat. Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam mengatakan pemerintah kota membutuhkan ruang dialog agar berbagai persoalan daerah dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nasional.

“Persoalan pemerintah kota hari ini tidak lagi semata-mata teknis. Solusinya membutuhkan ruang dialog dan political will agar berbagai rekomendasi daerah benar-benar menjadi kebijakan,” kata Alwis dalam Dialog Kota Tangguh dan Mayors Talk di Ballroom Grand City Hall, Medan, Rabu, 1 Juli 2026.

Sepuluh rekomendasi tersebut meliputi penguatan kapasitas fiskal dan hubungan keuangan pusat-daerah, penataan kebijakan ASN dan PPPK, tata kelola Program Strategis Nasional, percepatan infrastruktur, digitalisasi layanan publik, ketahanan lingkungan, penguatan ekonomi lokal, tata ruang dan kerja sama daerah, advokasi hukum, serta pelibatan generasi muda dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan pembangunan.

Menurut APEKSI, ketangguhan kota tidak hanya ditentukan oleh kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah daerah memperkuat tata kelola, pelayanan publik, ekonomi, lingkungan, dan kolaborasi antardaerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan Rakernas APEKSI menjadi forum bagi pemerintah kota untuk bertukar pengalaman dan menyusun solusi bersama di tengah keterbatasan fiskal, dinamika geopolitik, dan tantangan ekonomi.

“Praktik-praktik terbaik itu ada di kawan-kawan kita sendiri. Kami melihat dengan bangga dan optimistis bagaimana kota-kota ini menjadi transformer dan survivor dengan berbagai inisiatif,” ujarnya.

Bima juga mendorong pemerintah kota meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi tata kelola, digitalisasi pembayaran, dan penguatan kolaborasi.

Rakernas XVIII APEKSI berlangsung di Medan pada 28 Juni–4 Juli 2026 sebagai forum pemerintah kota untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.