Artikel TrendingBerandaDaerahLintas Sulteng

Anwar Hafid Ajak ASN Sulawesi Tengah Tingkatkan Pelayanan Publik

INTERKINI.CO, PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat memimpin apel pagi ASN Pemprov Sulteng, Jumat, 20 Februari 2026.

“Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Mereka tidak minta banyak, hanya pelayanan kita yang harus lebih baik,” kata Anwar dalam sambutannya.

Baca Juga : Anwar Hafid Wajibkan Perencanaan Daerah Berbasis Data di Sulteng

Ia menegaskan kemajuan daerah hanya bisa dicapai melalui kerja sama seluruh ASN. Sinergi dan kolaborasi, menurutnya, menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan.

Anwar juga berharap kegiatan retret ASN yang telah digelar sebelumnya dapat meningkatkan semangat pengabdian. “Harapan saya dari retret kemarin, agar kita bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Anwar Hafid: Penurunan Kemiskinan Bukti Pengelolaan Data Membaik

Pada apel perdana di bulan Ramadan itu, Anwar menyoroti pentingnya pembenahan data di setiap instansi pemerintah. Ia menyebut data yang rapi dan terstruktur menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyelesaikan persoalan publik.

“Kita harus semakin baik lagi. Caranya, benahi pendataan, perbanyak inovasi dan kolaborasi,” tutur Anwar.

Baca juga : Anwar Hafid: Kebijakan Pembangunan Harus Berdasarkan Data BPS

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, angka kemiskinan di Sulawesi Tengah menurun dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen pada 2026. Anwar menilai capaian itu menunjukkan perbaikan dalam pengelolaan data pemerintah daerah.

Baca Juga : Lagu Indonesia Raya Bergema Tiap Pukul 10 di Bank BPD Sulteng Cabang Sigi

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tengah juga meningkat menjadi 72,82 pada 2025, naik 0,80 poin dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan IPM turut berdampak pada usia harapan hidup bayi yang lahir pada 2025, yakni 71,10 tahun atau naik 0,26 tahun dibanding tahun sebelumnya.

“IPM kita juga naik, walau tidak signifikan, tapi tetap menunjukkan tren positif,” pungkasnya.

(a6/bs)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.