Anwar Hafid: Kebijakan Pembangunan Harus Berdasarkan Data BPS
INTERKINI.CO, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya penggunaan data statistik sebagai dasar setiap kebijakan pembangunan daerah. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah yang baru, Dr. Daryanto, di Kantor Gubernur, Kamis, 19 Februari 2026.
Anwar mengatakan sejak awal masa jabatannya, ia menempatkan data sebagai fondasi penyusunan program pemerintah. Setiap organisasi perangkat daerah, menurut dia, wajib memiliki data yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya selalu tekankan, kita bekerja harus berdasarkan data. Sumber data itu ya dari BPS,” kata Anwar.
Ia menyebut pengumpulan data menjadi prioritas utama kepala dinas di masa awal tugas. Dalam 100 hari pertama, para kepala dinas diminta fokus melengkapi pendataan sebelum melangkah ke program lain.
Anwar menilai data yang valid penting agar bantuan sosial dan program pembangunan tepat sasaran, termasuk bagi masyarakat kurang mampu. “Kalau soal data orang miskin, tinggal minta ke BPS. Itu acuan kita,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan perlunya basis data dalam sektor ekonomi kerakyatan seperti UMKM agar penyaluran bantuan lebih efektif.
Selain itu, Anwar menyebut keberhasilan pembangunan daerah harus diukur melalui indikator resmi seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi.
Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan BPS dalam menyediakan data statistik yang akurat. Dengan basis data yang kuat, kebijakan pembangunan dinilai akan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
(a6)




