Ahmad Martoni Harap Trail Run Perbatasan 2026 Sukses
NUNUKAN — Penasehat Trail Run Perbatasan 2026, Ahmad Martoni, berharap panitia dan peserta mengutamakan keselamatan dalam lomba lari lintas alam yang akan digelar di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Ahmad juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda olahraga, tetapi berlanjut menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan mengenalkan jalur-jalur patok di kawasan perbatasan.
“Semoga panitia dan peserta selalu menjaga keselamatan selama mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Pemuda Pecinta Alam Sebatik dan juga sebagai wadah olahraga, dimana kita dapat sehatnya dan juga hadiahnya tentunya. Olahraga, fisik dan juga pemikiran dapat menjadi sehat serta sebagai wujud cinta tanah air dan menjaga kedaulatan rakyat NKRI dengan mengetahui jalur-jalur patok yang akan kita lewati nantinya,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Kamis, 3 September 2026.
Trail Run Perbatasan 2026 akan menempuh jarak 10 kilometer pada Sabtu, 26 September 2026. Pendaftaran kembali dibuka pada Rabu, 2 September 2026.
Ahmad meminta panitia menjaga soliditas selama persiapan. Perbedaan pendapat, kata dia, perlu disikapi dengan menyatukan pendapat dan misi kegiatan.
“Harapan untuk panitia pelaksana tetap solid, tetap semangat tentunya tetap kompak dalam berkegiatan. Pasti ada hal-hal yang bertentangan dengan keinginan kita. Selalu menyatukan pendapat dan misi kegiatan yang akan kita laksanakan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan perdana tersebut berjalan baik dan sukses. Ahmad juga mengusulkan agar Trail Run Perbatasan dapat digelar setidaknya tiga tahun sekali.
“Harapan ini kegiatan Trail Run Perbatasan Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Kemudian untuk proses kedepannya saya harap kegiatan ini dapat berlangsung paling tidak 3 tahun sekali,” kata Ahmad.
Menurut Ahmad, pelaksanaan perdana dapat menjadi bahan evaluasi bagi panitia untuk memperbaiki kegiatan berikutnya.
“Semoga panitia dapat belajar perbaiki lagi kegiatan ini di tahun depan ataupun di tiga tahun depannya. Maklum kegiatan perdana buat teman-teman panitia,” ujarnya.
Ahmad juga mengusulkan penyediaan water station atau tempat air minum bagi peserta.
“Satu usulan untuk teman-teman panitia untuk menyediakan water station (menyediakan air minum). Tetap semangat teman-teman panitia,” ujar Ahmad.
Sementara itu, Ketua Umum PPAS Yusman mengatakan Trail Run Perbatasan 2026 dirancang sebagai wadah pengembangan potensi pemuda dan wisata perbatasan, sekaligus menumbuhkan nasionalisme masyarakat.
“Kegiatan ini kita buat sebagai wadah pengembangan potensi pemuda di bidang lari trail, melihat keindahan alam perbatasan, dan menanamkan jiwa nasionalisme kita sebagai Bangsa Indonesia,” ucap Yusman.
Ahmad menutup pesannya dengan mengingatkan panitia dan peserta untuk menjaga kesehatan, budaya, serta kecintaan terhadap tanah air.
“Tetap sehat, tetap berbudaya, dan tetap cinta tanah air,” ujarnya.
Baca Juga: Trail Run 10 KM Digelar di Perbatasan Indonesia-Malaysia Sebatik
Penulis: Asni/in
Editor: Redaksi Interkini.co




