HeadlineLintas SultengPendidikan

47 Ribu Mahasiswa Sulteng Terima Beasiswa Rp260,4 Miliar

PALU — Sekitar 47 ribu mahasiswa di Sulawesi Tengah menjadi penerima manfaat beasiswa BERANI CERDAS pada 2026. Jumlah itu terdiri atas 22.414 penerima lama dan sekitar 25 ribu penerima baru, dengan anggaran program mencapai Rp260,406 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah Firmanzah mengatakan jumlah penerima lama berkurang dibandingkan semester ganjil 2025 yang mencapai 23.568 orang. Sebagian penerima tidak lagi masuk daftar karena telah menyelesaikan studi.

“Pada semester genap 2026 mengalami pengurangan penerima manfaat, yakni 22.414 orang, sebab sudah sebagian tamat atau sudah menyelesaikan studinya. Sehingga yang dibayarkan tinggal Rp80,054 miliar,” kata Firmanzah kepada media ini melalui WhatsApp, Selasa, 8 September 2026.

Pada semester ganjil 2025, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp84,042 miliar untuk 23.568 penerima. Selain beasiswa mahasiswa, program pendidikan itu mencakup beasiswa jenjang S2 untuk 100 orang, S3 20 orang, dokter spesialis 10 orang, serta bantuan penyelesaian studi bagi 300 orang.

Dukungan juga diberikan kepada siswa dari keluarga ekonomi lemah pada desil 1 hingga 5. Anggaran bantuan SPP meningkat dari Rp1,09 miliar pada 2025 menjadi Rp1,75 miliar pada 2026.

Firmanzah mengatakan pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk beasiswa Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa, pembiayaan UKK dan Prakerin siswa SMK, bantuan bagi guru, ASN dan pendidik profesi, serta sarana dan prasarana pendidikan berbasis digital.

Beasiswa Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa mendapat Rp4,34 miliar pada 2025 dan Rp4,52 miliar pada 2026. Adapun pembiayaan UKK dan Prakerin turun dari Rp39,95 miliar menjadi Rp21,56 miliar.

Anggaran bantuan bagi guru, ASN dan pendidik profesi justru meningkat dari Rp1,857 miliar pada 2025 menjadi Rp5,23 miliar pada 2026.

Untuk sarana dan prasarana pendidikan berbasis digital SMA dan SMK, anggarannya Rp480 juta pada 2025 dan Rp430 juta pada 2026. Sedangkan bantuan seragam bagi siswa SMA, SMK dan sederajat dari desil 1 hingga 5 turun dari Rp5,09 miliar menjadi Rp1,785 miliar.

Secara keseluruhan, anggaran untuk mendukung pelaksanaan BERANI CERDAS meningkat dari Rp178,837 miliar pada 2025 menjadi Rp355,261 miliar pada 2026.

“Total anggaran tahun 2025 untuk mendukung pelaksanaan BERANI CERDAS mencapai Rp178,837 miliar dan tahun anggaran 2026 sebesar Rp355,261 miliar atau setara 7,28 persen dari total APBD Sulteng Rp4,7 triliun,” ujar Firmanzah.

Target Satu Rumah Tangga Satu Sarjana

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan pendidikan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus tanggung jawab pemerintah. Ia mendorong kebijakan pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Anwar juga mengaitkan pentingnya pendidikan dengan perintah membaca atau Iqra dalam Al-Qur’an. Melalui BERANI CERDAS, pemerintah menargetkan sedikitnya satu sarjana dalam setiap rumah tangga di Sulawesi Tengah.

Hak memperoleh pendidikan diatur dalam Pasal 31 UUD 1945. Pasal tersebut menyatakan setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintah wajib membiayai pendidikan dasar.

Konstitusi juga mewajibkan negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD. Sementara pengaturan mengenai kebudayaan tercantum dalam Pasal 32 UUD 1945.

Kenaikan anggaran BERANI CERDAS pada 2026 menjadi bagian dari kebijakan pemerintah Sulawesi Tengah dalam memperluas dukungan pembiayaan pendidikan, dari mahasiswa hingga siswa dan tenaga pendidik.

Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.