BNPB Waspadai Potensi Banjir Bandang Pascagempa Sigi, 24 Titik Longsoran Terpantau
SIGI – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewaspadai potensi banjir bandang pascagempa Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah. Hasil pemantauan pemerintah daerah menemukan sedikitnya 24 titik longsoran di sejumlah wilayah Kabupaten Sigi, dengan empat titik di antaranya mengalami penyumbatan material longsor.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menyampaikan potensi risiko tersebut dalam rapat koordinasi penanganan darurat bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Sigi, serta unsur Forkopimda di Pos Lapangan Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Jumat (19/6/2026).
Berdasarkan pemantauan pemerintah daerah menggunakan drone, terdapat sejumlah titik longsoran pada area perbukitan yang berpotensi menghambat aliran air. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko banjir bandang apabila curah hujan tinggi terjadi di wilayah terdampak.
“Akibat hujan airnya tertahan, dikhawatirkan apabila curah hujan semakin tinggi akan berpotensi risiko terjadinya banjir bandang,” ujar Suharyanto.
Sebagai langkah antisipasi, BNPB bersama pemerintah daerah sepakat melakukan pengecekan secara berkala terhadap titik-titik longsoran tersebut. Penanganan sementara dilakukan dengan menggunakan pompa alkon untuk membantu membuka bagian yang tersumbat material longsor.
Suharyanto mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah rawan terdampak.
Selain pemantauan longsoran, pemerintah daerah bersama BPBD dan unsur terkait terus melakukan asesmen serta penanganan darurat pascagempa untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman bagi masyarakat.
Gempa bumi Magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA. Hingga saat ini, proses penanganan dan pemantauan kondisi wilayah terdampak masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Lihat Juga: Kumpulan Berita Gempa bumi Magnitudo 6,7 Mengguncang Sulawesi Tengah
Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co




