BerandaHeadlineLintas Sulteng

Data Sementara, Dua Jembatan Dilaporkan Ambruk Pascagempa di Sigi

SIGI — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sigi bergerak cepat melakukan penanganan darurat terhadap kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sigi pada Selasa (16/6/2026).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sigi, Edy Dwi Saputro, kepada interkini.co, Rabu (17/6/2026), mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil asesmen awal yang masih bersifat sementara, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan di wilayah terdampak.

“Hasil pendataan sementara menunjukkan terdapat dua jembatan yang ambruk, akses jalan dari arah Tongoa terputus, serta fasilitas air bersih mengalami kerusakan pada bagian intake dan reservoir,” ujar Edy.

Menurutnya, data tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan dan verifikasi yang terus dilakukan oleh tim di lapangan.

Untuk mempercepat penanganan pascagempa, Dinas PUTR Kabupaten Sigi telah melakukan pendataan terhadap infrastruktur dan rumah warga yang mengalami kerusakan. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.

“Kami juga mengerahkan alat berat excavator untuk membuka kembali akses jalan yang terputus serta membantu pembersihan puing-puing bangunan,” katanya.

Edy menjelaskan, prioritas penanganan saat ini adalah memulihkan akses transportasi, memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, serta melakukan pembenahan jaringan air bersih agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal.

Hingga saat ini, tim teknis masih terus melakukan asesmen lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan secara menyeluruh. Pemerintah daerah memastikan proses pendataan dan penanganan darurat akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di wilayah terdampak gempa.

Pewarta: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.