BerandaHeadlineLintas Sulteng

Gempa Sigi M 6,7, RSUD Torabelo Bergerak Cepat Tangani Korban

SIGI – Gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, membuat RSUD Torabelo bergerak cepat menangani warga terdampak sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Manajemen RSUD Torabelo memastikan kondisi bangunan rumah sakit secara umum masih aman. Tidak ditemukan kerusakan berat, namun sejumlah bagian mengalami kerusakan ringan berupa retakan pada dinding dan beberapa plafon yang mengalami renggang akibat guncangan gempa.

Selain bangunan, sejumlah fasilitas rumah sakit juga terdampak. Beberapa regulator tabung oksigen dilaporkan pecah setelah terjatuh ke lantai saat gempa terjadi.

Meski terdapat kerusakan ringan, seluruh layanan RSUD Torabelo tetap berjalan normal. Rumah sakit tetap menerima dan memberikan penanganan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis pascagempa.

Hingga pukul 23.00 WITA, RSUD Torabelo mencatat sebanyak 14 warga telah mendapatkan penanganan medis akibat dampak gempa. Dari jumlah tersebut, tujuh pasien mengalami luka berat, di antaranya luka pada bagian kepala dan patah tulang, sedangkan pasien lainnya mengalami luka sedang hingga ringan.

Setelah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kondisi pasien dilaporkan berangsur membaik. Namun, dua pasien masih membutuhkan tindakan operasi berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

Untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya pasien maupun gempa susulan, RSUD Torabelo menyiapkan dua tenda darurat di depan IGD rumah sakit. Tenda tersebut merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial.

Direktur RSUD Torabelo dr. Diah bersama jajaran pimpinan rumah sakit langsung memastikan kesiapan tenaga medis, tenaga kesehatan, serta seluruh staf setelah gempa terjadi.

Beberapa menit setelah guncangan, setiap unit rumah sakit diminta melaporkan kondisi fasilitas dan memastikan seluruh sarana prasarana siap digunakan untuk pelayanan darurat.

Manajemen RSUD Torabelo memastikan rumah sakit tetap siap melayani seluruh masyarakat yang datang, termasuk menghadapi kemungkinan terburuk apabila terjadi gempa susulan.

Dalam penanganan pascagempa, RSUD Torabelo juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta aparat keamanan.

Selain pasien, seorang tenaga kesehatan RSUD Torabelo juga mengalami luka ringan berupa luka gores saat membantu proses evakuasi pasien ketika gempa berlangsung.

Manajemen memastikan tidak ada layanan rumah sakit yang terganggu. Meski sebagian pasien dirawat di tenda darurat, seluruh pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

Saat ini RSUD Torabelo masih menyiapkan kebutuhan pendukung pelayanan darurat, seperti terpal sebagai alas tenda dan matras. Persediaan kebutuhan rumah sakit masih mencukupi.

RSUD Torabelo mengimbau masyarakat terdampak gempa untuk segera datang mendapatkan pelayanan medis apabila mengalami keluhan atau membutuhkan penanganan.

Manajemen menegaskan komitmen rumah sakit tetap memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat Sigi sesuai kemampuan rumah sakit, sejalan dengan arahan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Kerahkan Tenaga Medis Pascagempa M6,7

Baca Juga: Sebaran Kerusakan Bangunan Akibat Gempa 6,7 di Sulteng

Baca Juga: UPDATE Gempa 6,7 Sigi, Satu Warga Meninggal dan Ratusan Terdampak

Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.