BerandaHeadlineLintas Sulteng

Musliman: Jalan Dibuka untuk Menggerakkan Ekonomi Rakyat

SIGI – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. H. Musliman, M.M., menilai pembangunan infrastruktur jalan melalui Program Berani Lancar tidak hanya bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Musliman usai menghadiri kegiatan Groundbreaking Program Berani Lancar yang digelar di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026).

Menurut Musliman, pembukaan akses jalan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.

“Justru kita membuka akses ini dalam rangka membuka ekonomi kerakyatan. Dengan jalannya ekonomi kerakyatan itu memperkuat jalur ekonomi nasional,” kata Musliman.

Ia mengatakan pembangunan jalan tidak semata-mata dipandang sebagai proyek fisik, tetapi sebagai instrumen untuk mempercepat perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

Menurutnya, pengalaman saat terjadi perlambatan ekonomi menunjukkan sektor usaha kecil dan ekonomi kerakyatan memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Dulu kita pernah mengalami resesi. Tetapi masyarakat tidak ikut terpuruk karena kita kuat di UKM dan ekonomi kerakyatan. Makanya akses jalan ini harus diperkuat,” ujarnya.

Musliman menilai peningkatan konektivitas antarwilayah akan mempermudah distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang sedang dijalankan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat kemampuan daerah dalam menggerakkan perekonomian secara mandiri.

“Kita ingin masyarakat bisa menjalankan roda ekonomi di daerahnya masing-masing. Karena itu akses jalan harus diperkuat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Musliman juga menyebut kegiatan yang digelar pemerintah menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat terkait program pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Menurutnya, keterbukaan informasi penting untuk menghindari munculnya informasi yang tidak utuh atau menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pemerintah dan DPRD memiliki komitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program pembangunan yang telah ditetapkan melalui mekanisme penganggaran daerah.

Baca Juga: Anwar Hafid Resmikan Groundbreaking Jalan Palu–Kulawi di Sigi

Baca Juga: Pemprov Sulteng Bangun Jalan Rp604,8 M dengan Skema Utang

Baca Juga: Torki: Berani Berutang untuk Jalan, Kenapa Tidak?

Penulis: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.