Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Masih Cari Nelayan Jatuh di Perairan Morowali

INTERKINI.CO, MOROWALI — Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Operasi pencarian memasuki hari ketiga pada Selasa (17/3/2026) yang dipimpin oleh tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
Korban diketahui bernama Rajudin (50), seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan operasi pencarian dimulai dengan briefing tim SAR gabungan pada pukul 07.00 WITA guna memastikan kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas di lapangan.
“Briefing dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan alat utama serta penekanan prosedur keselamatan kerja sesuai standar operasional Basarnas,” ujarnya.
Selanjutnya pada pukul 07.30 WITA, tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
SRU pertama dipimpin oleh personel Basarnas, sementara SRU kedua dipimpin oleh tim dari BPBD Kabupaten Morowali.
Pencarian dilakukan menggunakan dua unit perahu karet dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian yang berada pada koordinat 2°20’27.4″S – 121°55’52.4″E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 12 mil laut dari Pos SAR Morowali dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.
Dalam operasi ini, sejumlah unsur SAR turut terlibat, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD Morowali, Babinsa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Peralatan yang digunakan dalam operasi pencarian meliputi truk personel, perahu karet Basarnas dan BPBD, peralatan water rescue, perangkat komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Editor: Redaksi Interkini.co




