Pertemuan Sulteng–Hainan Perkuat Kerja Sama Strategis Ekonomi

HAIKOU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperluas kerja sama internasional melalui pertemuan resmi dengan Pemerintah Provinsi Hainan di Haikou, Hainan, Tiongkok, Rabu (20/5/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan diplomasi daerah di sektor ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bertemu langsung dengan Gubernur Hainan, Liu Xiaoming, untuk membahas peluang kolaborasi lintas sektor yang dinilai strategis bagi kedua wilayah. Pertemuan ini menegaskan arah kerja sama Sulawesi Tengah dalam membuka ruang investasi dan kemitraan global.
Anwar Hafid menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah siap memperluas kerja sama internasional guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sulawesi Tengah dan Hainan sama-sama berada di kawasan tropis dan memiliki karakter geografis yang mirip. Ini menjadi modal besar untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan di bidang pertanian tropis, mineral hijau, perdagangan, investasi, kawasan industri, hingga pendidikan,” kata Anwar Hafid.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan mekanisme kerja sama berkelanjutan agar berbagai peluang yang dibahas dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah sektor utama, mulai dari pertanian tropis, perikanan laut, industri benih, teknologi budidaya, perdagangan, investasi, hingga pengembangan logistik dan rantai dingin. Selain itu, turut dibahas penguatan konektivitas ekspor-impor serta pembangunan platform produksi dan distribusi bersama.
Kerja sama juga mencakup sektor pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. Salah satu rencana yang mengemuka adalah pembentukan platform kerja sama ilmiah dan pelatihan talenta melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis.
Gubernur Hainan, Liu Xiaoming, menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Sulawesi Tengah. Ia memaparkan perkembangan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan yang kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Asia.
Menurut Liu, Indonesia dan Tiongkok memiliki hubungan strategis yang saling menguntungkan, termasuk potensi besar Sulawesi Tengah di sektor pertanian, perikanan, dan sumber daya tropis.
“Kerja sama antara Hainan dan Sulawesi Tengah sangat kompatibel dan menjanjikan. Kami berharap kedua daerah dapat bersama-sama memanfaatkan peluang pembangunan kawasan perdagangan bebas dan implementasi RCEP untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis,” ujarnya.
Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Xie Jing, Luo Qingming, serta Sekretaris Jenderal Pemerintah Provinsi Hainan, Cai Qiang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.




