Hari Jadi ke-18 Kabupaten Sigi, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Menuju Daerah Maju dan Berdaya Saing

SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi untuk terus mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan sektor pertanian, pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan publik yang semakin baik.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sigi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sigi, Senin (22/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai sarana refleksi perjalanan daerah sekaligus memperkuat tekad untuk melanjutkan pembangunan menuju visi “Sigi Maju, Berkelanjutan Berbasis Pertanian dan Pariwisata”.
Menurutnya, Kabupaten Sigi yang lahir melalui pemekaran Kabupaten Donggala berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2008 telah melalui berbagai tantangan dan dinamika pembangunan selama 18 tahun terakhir.
“Memasuki usia ke-18 tahun, Sigi tidak sekadar mengenang sejarah kelahirannya, tetapi meneguhkan kembali arah langkah menuju daerah yang mandiri, berdaya, dan bermartabat,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Sigi sepanjang tahun 2025. Ia menyebut sebagian besar indikator kinerja daerah berada pada kategori sangat tinggi.
Di sektor infrastruktur, indeks infrastruktur daerah mencapai 0,48 dari target 0,40 atau setara capaian 120 persen. Rasio konektivitas daerah juga mencapai 83 dari target 54,06 dengan capaian sebesar 153,53 persen.
Sementara pada sektor kesejahteraan masyarakat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 71,68 dari target 71 atau sebesar 100,96 persen. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,47 persen dengan capaian 109,84 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem turun dari 2,66 persen menjadi 1,57 persen. Capaian hunian layak juga mencapai 100,83 persen.
Pada sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sigi tercatat sebesar 3,91 persen dengan capaian 102,89 persen. Kinerja sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan juga menunjukkan hasil positif dengan capaian sebesar 111,80 persen yang semakin memperkuat posisi Kabupaten Sigi sebagai daerah berbasis ekonomi primer.
Di bidang lingkungan hidup dan tata kelola pemerintahan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup mencapai 88,12 atau 110,56 persen dari target yang ditetapkan. Tingkat kepatuhan terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) mencapai 812,50 persen, sementara kepuasan layanan administrasi publik mencapai 107,80 persen dan kepuasan DPRD sebesar 104,36 persen. Kabupaten Sigi juga kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian bersama, terutama pada aspek inovasi daerah. Indeks Inovasi Daerah baru mencapai 28,57 persen dari target 50,75 persen sehingga memerlukan percepatan inovasi, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta transformasi layanan publik.
“Angka-angka ini memberi pesan penting bahwa Sigi sedang tumbuh dan terus membaik. Namun kita harus bekerja lebih keras agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi pada Mei 2026 berhasil meraih Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Kabupaten Terbaik Regional Sulawesi untuk kategori Pengendalian Inflasi.
Selain memaparkan capaian pembangunan, Bupati menjelaskan berbagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung program nasional Asta Cita Presiden dan Program Berani Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Di antaranya melalui dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis dengan menyiapkan 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat, penguatan akses pendidikan bagi keluarga miskin dan rentan, pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan sosial, keagamaan, serta pengembangan sektor pertanian.
Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Sigi sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah.
“Mari kita terus melangkah bersama menuju Sigi yang maju, berkelanjutan, berdaya saing, dan sejahtera. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin cita-cita besar Kabupaten Sigi dapat terwujud,” tutupnya.
Penulis: a6/in
Editor: Redaksi Interkini.co




